Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Akan Tetapkan Sistem Kabel Bawah Tanah Seperti Semarang

📅 Rabu, 22 Feb 2023, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Bogor Akan Tetapkan Sistem Kabel Bawah Tanah Seperti Semarang Doc: ANTARA/HO/Pemkot Bogor
Ket. Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdul Rachim (kesatu dari kanan) saat melakukan studi banding ke Kota Semarang yang sudah lebih dulu menerapkan sistem ducting atau proyek prasarana pasif telekomunikasi, Senin (20/2/2023).

Kota Bogor - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, akan menerapkan sistemkabel tanam bawah tanah untuk semua penyedia layanan dan fasilitas lain untuk memperindah kota dengan tidak menurunkan kegiatan ekonomi masyarakat.

Keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Kota Bogor, Selasa, menyebutkan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Abdul Rachimpada Senin (20/2) melakukan studi banding ke Kota Semarang yang sudah lebih dulu menerapkan sistem ducting atau proyek prasarana pasif telekomunikasi.

Wakil Wali Kota Bogor itu didampingi beberapa pejabat perangkat daerahterkait untuk melihat langsung titik di jalan utama Kota Semarang yang menerapkan sistem ducting atau kabel tanam bawah tanah.

Di antaranya di Jalan Panandaran, Jalan Pemuda dan Jalan Gajah Mada. Jika tak meleset, pada akhir bulan ini di titik - titik tersebut kabel - kabel yang melintang sudah tertanam di bawah tanah.

"Kenapa menjadi perhatian, karena pertama pasti mengganggu keindahan kota dan secara visual sangat tidak estetis. Yang kedua kelihatannya pengendalian dari pemasangan kabel atas, khususnya kabel fiber optik yang dilakukan oleh operator maupun provider ini juga tidak bisa dilakukan lagi ke depan secara semena-mena," tegas Dedie.

Menurut Dedie, Pemkot Bogor terus berupaya mencari solusi agar keindahan kota dan kegiatan ekonomi tersebut tidak menjadi permasalahan besar di kemudian hari, meskipun langkah yang harus ditempuh tidaklah mudah.

Rencana penataan kabel - kabel ini sudah dibahas sejak 2019 namun masih banyak kendala yang dijumpai, terutama untuk menerapkan kabel tanam bawah tanah di Kota Bogor.

"Ini melibatkan juga asosiasi - asosiasi, perusahaan jasa atau provider-provider yang menggunakan kabel fiber optik melalui lintasan atas. Harus juga kemudian dikoordinasikan dengan beberapa instansi lain, seperti Telkom, PGN, termasuk juga PLN dan PDAM," terangnya.

Kota Semarang kini sudah siap dengan sarana untuk menunjang sistem ducting. Dengan pelaksana dari sistem tersebut adalah PT Moratelindo Semarang, yang memang memiliki pengalaman dengan penerapan sistem ducting sepanjang 30 kilometer.

MenurutDedie, dinas terkait juga akan mencoba untuk menyelaraskan dengan regulasi yang ada. Dengan begitu, Peraturan Wali Kota (Perwali) maupun Peraturan Daerah (Perda) tentang itu bisa disiapkan, sehingga penataan Kota Bogor bisa lebih baik. Rencana ini segera dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR dan provinsi sebagai pengampu jalan di Kota Bogor.

"Termasuk juga mungkin kita koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait yang sebetulnya sudah mengajukan semacam MoU untuk pilot project di Kota Bogor. Khususnya di area sistem satu arah (SSA), sehingga kita punya gambaran," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.