Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Studi: Anjing Paham Niat Manusia yang Sesungguhnya

📅 Sabtu, 18 Feb 2023, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasil Studi: Anjing Paham Niat Manusia yang Sesungguhnya Doc: VOA/AP/Vadim Ghirda
Ket. Mango, berpose dengan cincin untuk foto ulang tahun pernikahan di taman Volksgarten, di Wina, Austria, Rabu, 24 November 2021.

Dijuluki sebagai sahabat manusia, anjing telah ada di sekitar manusia selama ribuan tahun. Tapi seberapa banyak mereka memahami kita? Apakah mereka memahami niat kita yang sesungguhnya?

Jawabnya adalah "ya", menurut para peneliti di Universitas Kedokteran Hewan di Wina, Austria. Mereka membuat eksperimen yang menurut mereka menunjukkan bahwa anjing memang dapat memahami niat manusia yang berbeda-beda.

Christoph Voelter adalah salah seorang peneliti itu. Ia sendiri tercatat sebagai peneliti senior di Lembaga Riset Messerli di universitas itu.

"Anjing lebih tidak sabar dengan pelaku eksperimen yang sekedar menggoda mereka dengan makanan ketimbang pelaku eksperimen yang memang berniat memberi makanan. Menanggapi pelaku eksperimen yang sekedar menggoda, anjing cenderung balik mendekati pemiliknya, lebih sering membuang muka, dan lebih sering duduk tidak perduli. Pokoknya, menjauhkan wajah mereka dari lokasi di mana mereka digoda untuk mendapat makanan. Mereka tahu bahwa mereka tidak akan mendapat makanan," jelasnya.

Voelter mengatakan, perilaku anjing-anjing yang diuji berbeda ketika berhadapan dengan pelaku eksperimen yang memang berniat memberi makanan, tapi tidak mampu menyerahkan makanan itu ke mereka. Mereka, katanya, terlihat lebih sabar dan mau menunggu.

Lembaga Riset Messerli bekerjasama dengan Clever Dog Lab, departemen lain di universitas yang sama. Hasil eksperimen mereka baru-baru ini diterbitkan di Royal Society Journal.

Para peneliti menguji 96 anjing berbeda dari ras berbeda. Para pelaku esperimen duduk di kotak-kotak transparan dan menawarkan makanan kepada anjing melalui lubang seukuran bola golf. Beberapa pelaku ditunjuk sebagai penggoda anjing, yang lainnya sebagai pemberi makanan namun kesulitan meloloskan makanan itu melalui lubang kecil tersebut.

Seorang pemilik anjing di Wina yang hanya bersedia menyebut namanya Katharina tidak meragukan hasil ekperimen itu. "Saya yakin ada beberapa anjing yang sangat sensitif. Saya memiliki anjing yang menurut saya membuat saya merasa seolah berbicara dengan manusia," jelasnya.

Begitu pun halnya, Elena, perempuan yang tidak bersedia menyebut nama belakangnya dan tinggal di Wina.

"Misalnya, kadang-kadang, saya memarahi anjing saya ketika bersikap tidak kooperatif saat membersihkan kakinya tetapi ia tidak pernah merasa terancam atau tersinggung karena tahu bahwa saya tidak bermaksud jahat," komentarnya.

Studi perilaku anjing Universitas Kedokteran Hewan Wina dilangsungkan secara seksama. Mereka menggunakan delapan kamera yang tersebar di sebuah ruangan untuk mengamati gerakan anjing, serta pangkal ekor, ujung ekor, dan moncongnya. Mereka mengolah data 3D yang terkumpul untuk mendapatkan informasi yang sangat detail tentang perilaku dan reaksi anjing.Demikian dilaporkan VOA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.