Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Pendidikan Wajib 13 Tahun untuk Meningkatkan SDM Unggul

27 Senin, 26 Okt 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Pendidikan Wajib 13 Tahun untuk Meningkatkan SDM Unggul Program Pendidikan Wajib 13 Tahun untuk Meningkatkan SDM Unggul Doc: Antara
Ket. Bunda Paud Kabupaten Tanjung Jabung Barat Fadhilah Sadat saat memberikan bingkisan kepada siswa pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.

Tanjabbar, Jambi - Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Provinsi Jambi, menggencarkan program pendidikan wajib 13 tahun untuk peningkatan sumber daya manusia unggul melalui jangkauan belajar pra sekolah di jenjang anak usia dini (Paud).

Bunda Paud kabupaten Tanjung Jabung Barat Fadhilah Sadat saat hadir di rakor program jemput anak menuju masa depan "Jambul" di Kuala Tungkal, Senin, mengatakan langkah itu merupakan upaya penting untuk memperluas akses pendidikan prasekolah sekaligus mendukung suksesnya Program Wajib Belajar 13 Tahun di wilayah tersebut.

"Jangan hanya menunggu masyarakat datang, kita harus proaktif mendata dan menjangkau anak-anak yang belum bersekolah, khususnya dari keluarga kurang mampu, agar memperoleh hak pendidikan prasekolah yang sama," ungkapnya.

Fadhilah meminta seluruh Bunda PAUD di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan untuk melakukan pendekatan proaktif dari rumah ke rumah untuk mendukung program wajib belajar 13 tahun.

Dia berpendapat pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter anak.

Selain menghimbau partisipasi aktif masyarakat dan donatur lokal, Fadhilah mengingatkan satuan PAUD agar tidak membebani orang tua dengan persyaratan perlengkapan sekolah yang berlebihan.

Ketua Tim Kerja PAUD Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi, Sutimah menyampaikan pendataan secara akurat menjadi kunci keberhasilan Program Jambul.

Menurutnya, sinergi lintas sektor dibutuhkan untuk memastikan seluruh anak usia lima sampai enam tahun mendapatkan layanan pendidikan sebelum masuk jenjang sekolah dasar.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Tanjab Barat, Dovitaria menambahkan rakor itu digelar untuk menyelaraskan program kerja tahun 2026 serta perencanaan tahun 2027.

Selain evaluasi kinerja, forum ini memperkuat penerapan strategi PAUD pendekatan terpadu atau holistik integratif (Paud HI) dan mengoptimalkan pengelolaan data bantuan pendidikan agar tepat sasaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.