Erdogan Janji Bangun Kembali Negara

Jumat, 17 Feb 2023, 02:55 WIB

ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada Rabu (15/2) waktu setempat berjanji untuk menyelesaikan upaya pencarian dan penyelamatan terlebih dahulu dan kemudian memulai program penyediaan tempat tinggal dan penghidupan bagi para korban gempa dengan memastikan tidak ada yang menderita.

Berbicara pada siaran televisi kampanye bantuan nasional "Turki Bersatu Hati" yang disiarkan di 213 saluran televisi nasional dan internasional serta 562 saluran radio jelang 10 hari terjadinya bencana, Presiden Erdogan mengatakan bahwa setiap sen yang dikumpulkan dalam penggalangan dana secara nasional akan digunakan untuk membantu para korban gempa.

Ket. Foto: Bangunan Ambruk l Warga Turki berjalan dekat bangunan yang ambruk di Kota Kahramanmaras pada Kamis (16/2). Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sebelumnya telah berjanji akan memulai program penyediaan tempat tinggal dan penghidupan bagi para korban gempa dengan memastikan tidak ada yang menderita. — Sumber: AFP/OZAN KOSE

Presiden Erdogan pun menyampaikan ucapan belasungkawa kepada semua yang terdampak gempa dan mengatakan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan dan bantuan kemanusiaan masih terus dilakukan dengan perjuangan yang luar biasa.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa kekurangan pada hari-hari awal gempa telah diatasi secara signifikan.

"Pekerjaan kami telah dipercepat dengan kerja keras 250.000 personel kami dan dengan seluruh bangsa kami. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang, termasuk personel publik, anggota masyarakat sipil, dan sukarelawan, yang bersama kami memikul bencana abad ini," ujar dia.

Erdogan juga berterima kasih kepada semua negara sahabat atas pesan solidaritas dan upaya pencarian dan penyelamatan serta mereka yang memberikan bantuan secara nasional.

"Pertama-tama kami akan menyelesaikan upaya pencarian dan penyelamatan, tidak meninggalkan satu orang pun di bawah reruntuhan," imbuh Presiden Erdogan.

Mengulangi targetnya untuk membangun kembali gedung-gedung yang dilanda gempa dalam waktu satu tahun, Presiden Turki mengatakan bahwa dalam rapat kabinet kemarin, pemerintahnya telah berhasil mengumpulkan dana bantuan sebesar 136,6 juta lira Turki.

Pada 6 Februari, dua gempa kuat melanda selatan Turki yang berpusat di Kahramanmaras dan mengguncang sepuluh provinsi lainnya yaitu Hatay, Gaziantep, Adiyaman, Malatya, Adana, Diyarbakir, Kilis, Osmaniye, Sanliurfa, dan Elazig.

Korban tewas akibat gempa di Turki saat berita ini dilaporkan, telah meningkat menjadi lebih dari 36.000 jiwa. Sedangkan korban tewas di Suriah telah mencapai lebih dari 3.600 jiwa. Total korban tewas di Turki dan Suriah berarti telah mendekati angka 40.000 jiwa.

Bantuan Indonesia

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Kamis (16/2) melaporkan bahwa KBRI Ankara dan KBRI Damaskus terus memberikan bantuan sosial kepada WNI dan warga setempat yang terdampak gempa di Turki dan Suriah.

"Di Turki, KBRI Ankara mendistribusikan paket bantuan sosial bagi para WNI terdampak gempa di sekitar Provinsi Hatay pada Rabu lalu. Paket bantuan sosial yang didistribusikan terdiri dari makanan pokok dan perlengkapan musim dingin antara lain selimut, jaket, serta keperluan dasar tertentu yang mereka butuhkan," demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Kementerian Luar Negeri Indonesia juga melaporkan bahwa KBRI Damaskus menyalurkan bantuan di sejumlah tempat di Suriah berupa makanan, obat-obatan dan pakaian musim dingin.

Kementerian Luar Negeri Indonesia juga melaporkan bahwa rumah sakit lapangan Indonesia mulai melayani penduduk Hassa yang ada di 6 sub-distrik. Rumah sakit ini berada di antara Hatay dan Kahramanmaras, 2 provinsi di Turki yang paling terdampak gempa.

Kementerian Luar Negeri Indonesia juga melaporkan bahwa pesawat Hercules C-130 TNI AU yang diperbantukan kepada pemerintah Turki untuk membantu penanggulangan bencana gempa bumi, telah menjalani tugas kemanusiaannya pada Rabu lalu dengan mengangkut logistik dari bandara militer Etimesgut, Ankara, ke Kahramanmaras. AFP/Anadolu/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.