- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dubes Rusia Sebut Ukraina ...
Dubes Rusia Sebut Ukraina Mundur dari Perundingan Damai karena Barat
Kamis, 16 Feb 2023, 01:36 WIBJakarta - Dubes Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgiena Vorobieva mengungkapkan Ukraina menarik diri dari perundingan damai tahun lalu karena pengaruh Barat.
"Kami berada di ambang menandatangani perjanjian. Kami mendiskusikannya dengan delegasi Ukraina di Turki. Kemudian Boris Johnson datang ke Kiev dan setelah itu Zelenskiyy segera menarik diri dari perundingan," kata Vorobieva saat arahan pers di Jakarta, Rabu.
Menurut Vorobieva, Rusia beranggapanBarat tidak berkeinginan menghentikan konflik antara Rusia dan Ukraina.
Pada 2014, berdasarkan perjanjian Minskmenyebutkan warga Luhansk dan Donestkdi Ukraina timur yang biasa disebut Donbas sepakat berintegrasi kembali denganUkraina dengan syarat khusus mendapatkan status otonomi khusus dari pemerintah Ukraina.
"Perjanjian ini juga didukung oleh Dewan Keamanan PBB. Tetapi, selama delapan tahun, kami melihat tidak ada keinginan dari Kiev dan Barat untuk memenuhi perjanjian Minsk," kata Vorobieva.
Vorobieva mengatakan, alih-alih berusaha beradaptasi dengan perjanjian Minsk, Ukraina melakukan serangan militer ke Luhansk dan Donetsk.
"Sekitar 40.000 orang tewas, sekolah dan rumah sakit rusak. Anak-anak, orang tua dan perempuan tewas," tambah Vorobieva.
Dubes Rusia itu menyatakan bahwa Rusia mengambil tindakan balasan untuk melindungi keamanan dan warga Luhansk dan Donetsk.
"Ini pada dasarnya tindakan melindungi diri," kata Vorobieva.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sekda Diperiksa KPK, Bupati Langkat Mulai Keringat Dingin
-
Baku Tembak Sengit Militer Yaman-Houthi, 117 Nyawa Melayang
-
Atraksi Drone Spektakuler di Bundaran HI, Perjalanan Indonesia Sukses Bikin Terpukau
-
Pasar Djadoel Ahad Legi Ngawi Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Kerakyatan Berbasis Budaya
-
LRT Jabodebek Targetkan 30 Juta Penumpang pada 2026
-
Transfer Teknologi Panas Bumi, Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Proyek Global
-
Jumlah Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Parigi Moutong Mencapai 1.400 Ha
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.