Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengiriman Migran Ilegal Jauhi Bandara Soetta

📅 Senin, 13 Feb 2023, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengiriman Migran Ilegal Jauhi Bandara Soetta Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Plt. Kepala BP3MI Banten Dharma Saputra.

TANGERANG - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mendeteksi adanya jalur baru penyelundupan pekerja migran ilegal yang dilakukan sindikat tindak pidana perdagangan orang jaringan internasional.

"Kita memperkirakan modus penyelundupan pekerja migran bergeser ke bandara lain setelah penggagalan di Bandara Soetta terhadap 38 pekerja migran," ucap Pelaksana Tugas Kepala BP3MI Banten, Dharma Saputra, di Tangerang, Minggu (12/2).

Menurut dia, dugaan pengalihan jalur pengiriman pekerja migran setelah Bandara Soekarno-Hatta dianggap tidak aman. "Jadi, setelah terungkapnya pengiriman calon pekerja migran nonprosedural di Bandara Soekarno-Hatta, mereka menggeser ke bandara lain," ujarnya.

Dharma menyebutkan untuk lokasi lain yang ditargetkan para sindikat dalam penyaluran pekerja migran nonprosedural tersebut adalah Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Kendati demikian, dia juga telah minta otoritas pengelola penerbangan setempat untuk bekerja sama memantau upaya memberangkatkan pekerja migran ilegal.

"Kami juga mengimbau kepada maskapai agar bekerja sama terkait modus tujuan untuk dapat mengidentifikasi sejak awal," ujarnya. Dharma juga mengingatkan aparat pengamanan seluruh bandara untuk dapat memperhatikan terjadinya peningkatan jumlah pemesanan tiket penerbangan secara mencolok. Hal itu merupakan modus para sindikat tindak pidana perdagangan orang.

"Jika ada booking tiket penerbangan dalam jumlah banyak, perlu dicurigai. Jadi itu harus diperhatikan," ungkapnya. Sebelumnya, Jumat (10/2), Polresta Bandara Soekarno Hatta berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.