Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aktivitas Gunung Bromo didominasi gempa tremor menerus

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 20:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aktivitas Gunung Bromo didominasi gempa tremor menerus Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Gunung Bromo yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (11/2/2023)

PROBOLINGGO - Aktivitas Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut (mdpl) didominasi gempa tremor menerus selama beberapa hari terakhir dan status gunung yang berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, itu berada pada Level II atau Waspada.

Berdasarkan laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Bromo di Kabupaten ProbolinggoHadi Purwoko dalam laporan tertulisnya yang diterima pada Minggu menyebutkan bahwa pada periode pengamatan 11 Februari 2021 pukul 00.00-24.00 WIB tercatat dalam seismograf terjadi satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 0,5-1 mm.

"Secara visual Gunung Bromo terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal dengan ketinggian sekitar 50-600 meter dari puncak," tuturnya.

Kemudian cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur dengan suhu udara sekitar 13-21derajat Celcius dan intensitas curah hujan 42 mm per hari.

Sedangkan pengamatan kegempaan pada Jumat (10/2) periode 00.00-24.00 WIB tercatat satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 0,5-1 mm.

Aktivitas kawah Gunung Bromo sempat mengalami peningkatan pada 4 Februari 2023 karena teramati sinar api dari dalam kawah berdasarkan pengamatan visual pada tanggal 3 Februari 2023 pukul 21.14 WIB.

Bau belerang tercium kuat dari bibir kawah dan terdengar suara gemuruh. Asap kawah dalam 1 minggu terakhir teramati berwarna putih tipis hingga tebal dengan ketinggian 50-900 meter dari puncak, serta vegetasi pada dinding kaldera sebelah timur berwarna kuning dan mengering akibat paparan asap kawah Gunung Bromo.

Menurut dia, status Gunung Bromoberada pada Level II atau Waspada, sehingga masyarakat diimbau tidak memasuki areal kawah dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo.

Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
3.000 Agen Perlinsos Siap B...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.