Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenlu RI Koordinasi dengan Selandia Baru Terkait Pilot Susi Air

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 00:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenlu RI Koordinasi dengan Selandia Baru Terkait Pilot Susi Air Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah memberikan keterangan dalam sesi pengarahan pers di Jakarta, Kamis (19/1/2023).

Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Selandia Baru dalam upaya menyelamatkan pilot Susi Air yang hilang setelah insiden pembakaran pesawat oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua pada Selasa (7/2).

Namun Juru BicaraKementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah dalam sesi pengarahan pers di Jakarta, Jumat menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa menjelaskan secara detail sejauh mana komunikasi telah berlangsung.

Dia juga menyatakan bahwa Kemlu tidak mempunyai kewenangan untuk mempublikasikan status pilot, yang berkebangsaan Selandia Baru itu.

"Mengenai status, otoritas Pertahanan dan Keamanan yang dapat menjelaskan termasuk pemerintah daerah. Adapun dalam konteks hubungan bilateral, komunikasi sudah berlangsung dan terus berjalan antara RI dan Selandia Baru. Kami tidak bisa memberikan informasi lebih jauh soal itu," kata Faizasyah.

Susi Air Pilatus Porter PC 6/PK-BVY hilang kontak pada Selasa (7/2) pukul 6.35 WIT di Lapangan Terbang Distrik Paro saat melaksanakan penerbangan dengan rute Timika-Paro-Timika.

Dua jam berselang, Susi Air mendapati ELT pesawat dalam posisi aktif pukul 9.12 WIB yang direspons perusahaan dengan kondisi darurat lewat pengiriman pesawat lain guna mengecek posisi pesawat, yang ditemukan dalam kondisi terbakar di landasan Lapangan Terbang Distrik Paro.

Lima penumpang, yaitu Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge,Meita Gwijangge dan Wetina W berhasil dievakuasi dari Paro ke Timika. Namun keberadaan sang pilot hingga saat ini belum ditemukan.

Menurut laporan BBC, Mehrtens, dibawa oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

TPNPB mengatakan bahwa Mehrtens dalam kondisi "aman", katanya pada Rabu (8/2).

Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono pada Rabu (8/2) menyebut pihaknya saat ini mengutamakan mencari keberadaan Mehrtens setelah mendeteksi keberadaan pilot tersebut.

Menurut Yudo, Mehrtens tidak disandera oleh kelompok separatis tersebut, melainkan melarikan diri setelah diancam saat pesawat yang diterbangkan olehnya dibakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.