Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua Dewan Pers: Pers Indonesia Bebas, tapi Harus Bertanggung Jawab

📅 Kamis, 09 Feb 2023, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketua Dewan Pers: Pers Indonesia Bebas, tapi Harus Bertanggung Jawab Doc: ANTARA/Munawar
Ket. Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu memberikan pengarahan pada Konvensi Media Massa dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Medan, Sumut, Rabu (8/2).

MEDAN - Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan bahwa saat ini pers tidak hanya bebas dalam melaksanakan tugas jurnalistik, tetapi juga harus memiliki rasa tanggung jawab.

"Pers harus bertanggung jawab dalam pemberitaan yang disiarkan melalui media massa," ucap Ninik pada Konvensi Media Massa dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Ballroom Hotel Mercure, Medan, Sumatera Utara, Rabu (8/2).

Untuk mewujudkan pers bebas dan bertanggung jawab, kata Ninik, tentunya wartawan perlu mendapat pelatihan olehPWI Pusat.

Melalui pelatihan-pelatihan seperti uji kompetensi wartawan(UKW) dari PWI Pusat, dia berharap dapat menghasilkan wartawan yang berkualitas dan memiliki dedikasi tinggi serta bertanggung jawab.

"Seorang wartawan perlu mengikuti UKW serta pelatihan tentang jurnalistik sehingga dapat menghasilkan wartawan yang kompeten dan berkualitas," katanya.

Ketua Dewan Pers menambahkan abhwa wartawan yang pernah mengikuti UKW memiliki pemikiran yang cukup tinggi, cerdas, dan pemberitaannya tetap mengikuti kaedah jurnalistik.

Selain itu, wartawan yang lulus UKW dapat dipercaya dan tetap ikuti peraturan-peraturan yang berlaku.

Sehubungan dengan itu, Dewan Pers tetap mengarahkan kepada media massa agar wartawan dapat mengikuti UKW.

Ia mengatakan bahwa media massa agar mendapat verifikasi oleh Dewan Pers guna menciptakan wartawan yang benar-benar dan mampu melaksanakan tugas jurnalistik.

"Pelatihan UKW bagi insan pers mampu menciptakan wartawan yang baik, jujur, cerdas, bertanggung jawab, dan tidak melanggar hukum," kata Ketua Dewan Pers.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.