- Home
-
- Luar Negeri
-
- G7, Eropa Sepakat Batasan ...
G7, Eropa Sepakat Batasan Harga untuk Solar Russia
Minggu, 05 Feb 2023, 18:31 WIBBRUSSELS - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Janet Yellen, mengumumkan pada Jumat (3/2) bahwa negara-negara anggota G7 (Group of Seven) mulai memberlakukan batasan harga untuk produk minyak Russia, seperti solar dan minyak tanah.
Kantor berita Associated Press pada Sabtu (4/2) melaporkan bahwa langkah itu adalah bagian dari koalisi yang mencakup Australia dan persetujuan sementara dari Uni Eropa.
Batasan harga itu menyusul kebijakan yang sama terhadap ekspor minyak Russia yang bertujuan mengurangi sumber dana yang digunakan Presiden Russia Vladimir Putin untuk membiayai perang di Ukraina yang sudah hampir satu tahun.
"Kesepakatan hari ini dicapai berdasarkan batasan harga terhadap ekspor minyak mentah Russia yang kami berlakukan pada Desember dan membantu mempercepat tujuan kami untuk membatasi penghasil pendapatan utama Russia untuk mendanai perang ilegalnya sekaligus mendorong pasar energi global yang stabil," ujar Yellen dalam pernyataannya.
Pada Jumat, negara-negara Uni Eropa (UE) setuju dengan batasan harga 100 dollar AS per barel untuk penjualan solar Russia, berbarengan dengan embargo UE terhadap penjualan solar Russia.
Para diplomat yang mewakili 27 negara UE memberlakukan batasan harga untuk solar, avtur, dan bensin Russia menjelang penerapan larangan yang mulai berlaku pada Minggu (5/2).
Tujuan pembatasan itu adalah untuk mengurangi pendapatan Russia. Namun, pada saat yang sama menjaga agar pasokan solar tetap mengalir ke negara-negara non-Barat untuk menghindari kekurangan pasokan yang akan mendorong kenaikan harga dan laju inflasi lebih tinggi.
Batasan harga 100 dollar AS/barel berlaku untuk solar Russia dan bahan bakar minyak (BBM) lainya yang dijual dengan harga lebih tinggi dari bahan baku minyak mentah. Para pejabat setuju batasan harga 45 dollar AS/barel untuk produk BBM lainnya yang lebih murah dari harga minyak mentah.
Kesepakatan itu menyusul kesepakatan G7 untuk memberlakukan batas harga 60 dollar AS/barel terhadap minyak mentah Russia. Seluruh batasan harga mensyaratkan pengirim dan perusahaan asuransi dunia yang sebagian besar bermarkas di Barat untuk mematuhi sanksi dan menangani BBM yang sesuai dengan batasan harga atau di bawah batasan harga.
Russia sudah menyatakan tidak akan menjual minyak ke negara-negara yang mengikuti batasan harga itu. Namun, karena minyak Russia dijual seharga kurang dari 60 dollar AS/barel, pasokan minyak negara itu tetap mengalir ke pasar global.
Para diplomat dari 27 negara UE mengajukan putusan tersebut dan pemerintah masing-masing negara punya waktu hingga Sabtu pagi untuk menyampaikan keberatan secara tertulis. Namun, kesepakatan itu diperkirakan tidak akan mengalami perubahan.
Eropa secara bertahap mengurangi pembelian solar dari Russia dari sebelumnya sekitar separuh dari total impor solar. Solar adalah pasokan energi penting bagi Eropa karena digunakan untuk mobil, truk-truk yang mengirim barang, peralatan pertanian dan mesin-mesin pabrik. Harga solar melonjak sejak Russia menginvasi Ukraina karena permintaan kembali melambung dan kapasitas kilang yang terbatas di beberapa lokasi.
Menurut para analis, jika batasan harga itu berhasil sesuai yang direncanakan dan pasokan solar Russia tetap mengalir, harga tidak akan meroket. Eropa bisa mendapatkan pasokan solar dari sumber lain, misalnya dari AS, India dan Timur Tengah, sedangkan Russia bisa mencari pembeli lain di luar Eropa. VoA/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Iran Berpedoman Hukum Internasional dalam Bernegosiasi dengan Amerika Serikat
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
-
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per Juni 2026
-
Dinas Keamanan Ukraina Menganggap Serangan Russia terhadap Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir sebagai Kejahatan Perang
-
DKI Jakarta rencanakan bentuk PJLP khusus tangani ikan sapu-sapu
-
Ikan Nila Jadi Primadona di Kabupaten Gunung Mas, Penjualan Benih Tembus 1.830 Ekor di Awal 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.