Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejarah 27 Januari: Ditemukannya Kamp Auschwitz, Tempat 1,1 Juta Orang Dibantai Nazi

📅 Sabtu, 28 Jan 2023, 17:01 WIB | Oleh:
Sejarah 27 Januari: Ditemukannya Kamp Auschwitz, Tempat 1,1 Juta Orang Dibantai Nazi Doc: Mondadori via Getty Images
Ket. Tungku kremasi di kamp konsentrasi pada Februari 1945.

Hari ini (27/1) menandakan 78 tahun pembebasan kamp konsentrasi Auschwitz, salah satu dari enam kamp pemusnahan massal yang dioperasikan di bawah komando diktator Nazi, Adolf Hitler selama Perang Dunia II.

Pada 27 Januari 1945, pasukan Soviet yang secara diam-diam memasuki Auschwitz, dikejutkan dengan ribuan orang yang terpenjara dalam kondisi yang buruk. Banyak dari mereka yang teramat kurus, terbaring lemah dengan pakaian yang lusuh dan kotor. Beberapa mayat juga ditemukan berserakan di pondok-pondok di pusat genosida itu.

Kamp konsentrasi terbesar yang dibangun Nazi yang berlokasi di barak tentara Polandia itu menjadi saksi bisu kematian sedikitnya 1,1 juta orang yang disiksa rezim Nazi selama Perang Dunia II. Angka ini setara 85 persen dari total 1,3 juta orang yang dikirim ke kamp tersebut.

United States Holocaust Memorial Museum memperkirakan mayoritas korban tewas atau tepatnya 960.000 jiwa merupakan orang Yahudi. Sementara sekitar 200.000 orang lainnya sebagian besar terdiri dari orang Polandia non-Yahudi, orang cacat mental, kaum homoseksual, dan tawanan perang Soviet.

Genosida di kamp konsentrasi Auschwitz merupakan bagian dari Holocaust atau penganiayaan dan pembantaian sistematis yang disokong negara terhadap enam juta orang Yahudi Eropa oleh rezim Nazi Jerman dan sekutu serta para kaki tangannya.

Menurut Ensiklopedia Holocaust United States Holocaust Memorial Museum, Nazi menyasar orang Yahudi karena antisemit. Mereka berprasangka buruk dan membenci orang Yahudi karena berpandangan bahwa orang Yahudi merupakan penyebab masalah sosial, ekonomi, politik, dan budaya Jerman.

"Secara khusus, Nazi menyalahkan mereka atas kekalahan Jerman dalam Perang Dunia I (1914-1918). Kemarahan atas kekalahan perang dan krisis ekonomi dan politik yang mengikutinya berkontribusi pada meningkatnya antisemitisme dalam masyarakat Jerman," tulis United States Holocaust Memorial Museum.

Ketika pasukan Soviet semakin mendekati Auschwitz, prajurit Nazi memutuskan untuk mengevakuasi hampir 60.000 tahanan. Mereka dipaksa jalan berbaris ke barat menuju Wodzislaw, dalam apa yang dikenal sebagai pawai kematian.

Melansir History, lebih dari 15.000 orang tewas dalam pawai ini. Banyak dari mereka tewas karena kelaparan, atau paparan cuaca dingin. Tak sedikit dari mereka yang ditembak oleh prajurit SS, yang merupakan organisasi keamanan dan militer besar milik Nazi.

Hingga tentara Soviet tiba hanya 7.000 orang yang dibebaskan dari kamp konsentrasi Auschwitz. Sebagian besar dari mereka yang berhasil diselamatkan berada dalam kondisi sakit parah, atau hampir mati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.