Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Meninggal Akibat Wabah Kolera di Malawi Tembus Seribu

📅 Kamis, 26 Jan 2023, 18:14 WIB | Oleh:
Korban Meninggal Akibat Wabah Kolera di Malawi Tembus Seribu Doc: AP/Thoko Chikondi
Ket. Wabah kolera di Malawi.

Menteri Kesehatan Malawi melaporkan wabah kolera telah merenggut lebih dari seribu nyawa di negara berpenduduk 19 juta jiwa itu.

Hingga Selasa (24/1), wabah kolera yang pertama dilaporkan pada Maret 2022, telah merenggut 1.002 nyawa dan menyebabkan 1.115 orang dirawat di rumah sakit. Infeksi kolera kali ini sekaligus menjadi yang terburuk yang dialami Malawi dalam dua dekade terakhir.

Menteri Kesehatan Khumbize Kandodo Chiponda menjelaskan wabah kolera kian parah karena budaya dan permusuhan terhadap petugas kesehatan memperlambat upaya untuk memutus infeksi.

Frustrasi dan kecurigaan atas meningkatnya kasus mengakibatkan kekerasan akhir pekan. The Associated Press melaporkan, penduduk desa yang marah memukuli petugas kesehatan dan merusak fasilitas di Pusat Kesehatan Nandumbo di distrik Balaka di wilayah selatan Malawi.

Banyak warga memaksa beberapa petugas kesehatan mengosongkan fasilitas, melempari batu bangsal isolasi kolera dan memaksa 22 pasien kolera dipulangkan.

Esnath Suwedi, wakil ketua komite pembangunan daerah Nandumbo, mengatakan orang mengira petugas kesehatan bertindak "misterius". Warga menuduh petugas kesehatan menolak mereka untuk melakukan pemakaman yang bermartabat.

"Misalnya, orang yang sekarat atau yang meninggal karena kolera mungkin dimandikan oleh anggota keluarga, yang kemudian menyiapkan pesta pemakaman untuk keluarga dan teman yang diadakan segera setelah kematian. Wabah kolera biasanya mengikuti hari raya ini," kata menteri.

Suwedi mengatakan, warga menduga para pekerja menggunakan jarum suntik yang terkontaminasi untuk menyuntik orang.

Distrik Balaka sendiri merupakan salah satu daerah yang terkena dampak terparah, dengan 46 kematian dari 1.450 kasus kolera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.