Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Eksternal Dominan

📅 Selasa, 24 Jan 2023, 08:12 WIB | Oleh:
Sentimen Eksternal Dominan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi menguat mengawali pekan ini setelah libur panjang. Peluang penguatan rupiah terbuka karena Indeks dollar terus turun menyusul indikasi normalisasi moneter di Amerika Serikat (AS) tak agresif lagi.

Sinyeleman bank sentral AS atau the Fed bersikap dovish terlihat dari pernyataan yang dilontarkan pejabat the Fed, Christopher Waller, akhir pekan lalu. Kenaikan suku bunga untuk meredam Inflasi diakui masih berlanjut pada tingkat yang lebih rendah sebesar 25 basis poin (bps) di pertemuan Fed berikutnya.

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf menilai kondisi tersebut menjadi momentum rupiah menguat. Dia memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (24/1), bergerak di kisaran 15.015-15.175 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta jelang libur panjang akhir pekan ditutup menguat seiring melemahnya data ekonomi Amerika Serikat (AS). Rupiah, Jumat (20/1), ditutup menguat 29 poin atau 0,19 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.075 rupiah per dollar AS.

"Dengan melemahnya data ekonomi AS yang dirilis pekan ini, yang memicu ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS yang lebih longgar, rupiah masih berpeluang menguat terhadap dollar AS," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.