Pemkab Pati Targetkan Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Predikat Madya 2023

Minggu, 22 Jan 2023, 16:39 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menargetkan dapat meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) predikat madya pada tahun 2023. Target tersebut disampaikan setelah sebelumnya Kabupaten Pati berhasil meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) predikat pratama.

"Tahun lalu, Kabupaten Pati berhasil meraih penghargaan KLA predikat pratama dengan skor 596,70. Tahun ini tentunya harus lebih baik lagi," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Jumani saat rapat koordinasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Ruang Pragola Setda Kabupaten Pati, dikutip Rabu (18/1).

Ket. Foto: Pemkab Pati Targetkan Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Predikat Madya 2023 — Sumber: Dok. Pemkab Pati

Jumani berharap rapat koordinasi tersebut mampu mensinergikan komitmen dan perlindungan terhadap anak. Mengacu pada 24 indikator dan 5 klaster, ia juga berharap agar saling menguatkan koordinasi dan kolaborasi untuk seluruh gugus tugas layak anak dan stakeholder di Kabupaten Pati.

"Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikan Kabupaten Pati menjadi Kabupaten Layak Anak. Karena anak harus mendapatkan hak seluas-luasnya dalam mental, sosial, dan fisik. Semua harus saling mensinergikan untuk meraih predikat madya di tahun 2023," ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Pati Faiza Henggar sekaligus Ketua KLA Kabupaten Pati, Kepala KLA Provinsi Jateng, Yayasan Setara, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati Faiza Henggar mendorong jajaran Pemerintah Kabupaten Pati untuk terus berkomitmen peduli terhadap perempuan dan anak. Jika itu dilakukan melalui kegiatan nyata, dia optimistis pada 2023 ini, Pati dapat meningkatkan predikat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), dari pratama ke madya.

Dalam rapat tersebut, Faiza juga menekankan bahwa selain OPD, peran masyarakat dan seluruh stakeholder juga sangat diperlukan. Lebih lanjut, kata dia, saat ini juga telah terjalin kerja sama dengan Bunda Forum Anak dan Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tuli Indonesia). Ia berharap, semakin banyak pihak yang bekerja sama dan bersinergi, demi menyejahterakan perempuan dan anak.

"Predikat madya tidak bisa tercapai tanpa adanya bantuan OPD terkait dan semua pihak. Saya akan mencoba mendorong terbentuknya kelurahan atau desa ramah perempuan dan peduli anak," tutur Faiza.

"Harapan saya di rapat selanjutnya dengan personil OPD yang sama, karena kegiatan ini akan berkesinambungan di penilaian Kabupaten Layak Anak nantinya," tambahnya.

Sebagai informasi, pada 2022, Kabupaten Pati berhasil meraih penghargaan KLA predikat pratama dengan skor 596,70. Capaian itu akan terus ditingkatkan dengan melibatkan seluruh pihak.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.