Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Bekuk Penipu Modus Jual Alat Rumah Tangga

📅 Rabu, 18 Jan 2023, 18:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Bekuk Penipu Modus Jual Alat Rumah Tangga Doc: istimewa
Ket. Petugas kepolisian menunjukkan alat bukti kejahatan yang dilakukan pelaku penipuan modus jual perkakas rumah tangga di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Kabupaten Bekasi - Petugas kepolisian berhasil membekuk seorang pelaku kasus penipuan dengan modus menjual alat perkakas rumah tangga kepada ibu-ibu di Kampung Jarakosta, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jabar.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat Iptu Said Hasan menjelaskan tersangka laki-laki berinisial MA (42) diamankan saat hendak melakukan aksi penipuandi Kampung Pasir Limus, Kecamatan Cikarang Utara.

"Tersangka bersama empat orang teman yang DPO telah menipu warga di Cikarang Barat. Kemudian baru diamankan saat hendak mencari korban lain di wilayah Cikarang Utara," katanya di Cikarang, Rabu (18/1).

Said menjelaskan komplotan itu berangkat dari wilayah Cengkareng, Jakarta Barat untuk mencari korban di permukiman wilayah Kabupaten Bekasi. Mereka berpura-pura menawarkan barang-barang seperti panci, kompor, lemari, hingga telepon genggam secara kredit.

Para pelaku juga menawarkan bonus berupa barang lain beserta jaminan uang kembali ataucash backapabila korban bersedia membayar secara kontan barang yang telah ditawarkan.

"Pelaku menawarkan kompor gas kepada ibu berinisial DS (35) seharga Rp2 juta. Mereka bilang kalau kompor itu sudah dibeli orang lain, tapi belum lunas. Kalau korban mau bayar lunas, ia dijanjikan dapat lemari kaca. Lalu kalau nanti sudah dilunasin sama pembeli sebelumnya, DS mendapatkan kembali uang Rp2 juta," ucapnya.

Korban yang tergiur dengan penawaran pelaku langsung membayar uang sebesar Rp2 juta kepada MA yang saat itu datang ke rumah DS bersama empat pelaku lain.

Para pelaku kemudian menawarkan barang lain berupa telepon genggam seharga Rp10 juta yang disebutkan oleh mereka, telah dibeli tetangga korban secara kredit.

Sama seperti modus sebelumnya, pelaku menjanjikan bonus berupa HP iPhone 13 Pro Max dancash backRp2 juta apabila korban bersedia menutupi kekurangan biaya pembelian barang yang telah dipesan tetangganya itu.

"Korban saat itu bilang kalau dia sudah tidak punya uang tunai tapi pelaku menyebut bisa bayar pakai emas. Karena tertarik, korban memberikan sejumlah emas beserta surat yang ditaksir senilai Rp12 juta," ucapnya.

Pelaku kemudian meminta dibuatkan kopi kepada korban dan saat korban pergi ke dapur, kesempatan itu dimanfaatkan para pelaku untuk melarikan diri sehingga korban mengalami kerugian total senilai Rp14 juta.

Tak selang beberapa lama, korban mendapat informasi dari tetangga bahwa pelaku tengah beraksi di wilayah Kecamatan Cikarang Utara. Ia kemudian memanggil warga lain untuk membantu menangkap MA.

Sayangnya, empat pelaku lain yakni tiga wanita berinisial ML, SS, dan CC beserta seorang pria berinisial IKN berhasil kabur dari kejaran warga.

"Dari tangan pelaku, kami amankan empat katalog alat rumah tangga, satu kompor gas, 23 lembar kwitansi kosong, dan tujuh lembar surat pembelian emas. Pelaku lain masih kami buru," katanya.

Pelaku MA diancam Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.