Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumut Percepat 5.395 Kegiatan Pembangunan Fisik Sebelum Akhir 2026

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Pemprov Sumut Percepat 5.395 Kegiatan Pembangunan Fisik Sebelum Akhir 2026 Doc: ANTARA/HO-Dismominfo Sumut
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kiri) mewujudkan impian gedung permanen siswi Kelas IX di SMP Negeri 4 Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara, Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Kamis (6/8/2026).

MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mempercepat pelaksanaan 5.395 kegiatan fisik seluruh program pembangunan daerah beranggaran Rp4,4 triliun agar rampung paling lambat pada 26 Desember 2026. 

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut Faisal Arif Nasution menargetkan pelaksanaan pembangunan daerah itu terealisasi paling lambat pada 26 Desember 2026.

"Secara umum ada 42 organisasi perangkat daerah (OPD) yang tahun ini melaksanakan 5.395 kegiatan fisik infrastruktur, dan kegiatan fisik noninfrastruktur,” ujar Faisal dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (8/10).

Dari total jumlah 5.395 kegiatan tersebut, lanjut dia, di antaranya sebanyak 853 kegiatan fisik infrastruktur, dan 4.542 kegiatan fisik non-infrastruktur di kabupaten/kota se-Sumut.

Adapun total porsi anggaran kegiatan di lingkungan Pemprov Sumut secara umum mencapai sekitar Rp4,4 triliun lebih, di antaranya nilai pekerjaan telah berkontrak mencapai Rp3,7 triliun.

"Untuk realisasi fisik ini, kami menerima laporan pada tanggal 10 setiap bulannya masing-masing OPD. Laporan di bulan ini masih proses peng-input-an aplikasi Progress Report Pengendalian Pembangunan (PRP2) Sumut,” ujar dia.

Selain itu, kata Faisal, terdapat juga dua program strategis nasional, 364 kegiatan Program Strategis Daerah (PSD), 236 kegiatan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), dan 655 kegiatan transfer keuangan daerah (TKD).

Untuk Program Strategis Daerah (PSD) telah diatur melalui Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara dilaksanakan oleh 23 OPD di lingkungan Pemprov Sumut.

"Program ini mencakup 364 kegiatan dengan pagu anggaran Rp916 miliar. Di antaranya nilai kontrak telah berjalan mencapai Rp826 miliar, dan realisasi fisik sekitar 31,61 persen hingga triwulan III," katanya menjelaskan. 

Sedangkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di wilayah Sumatera Utara telah dilaksanakan oleh sembilan OPD di lingkungan Pemprov Sumut.

"Dengan pagu anggaran PHTC dialokasikan sekitar Rp1,1 triliun, di antaranya nilai telah kontrak telah berjalan sebesar Rp1 triliun dan realisasi fisik 39,30 persen," ujar Faisal.

Pihaknya juga terus melakukan pemetaan dan analisis berbagai faktor teknis maupun non-teknis akibat capaian realisasi pembangunan daerah ini mengalami dinamika, termasuk pengadaan barang dan jasa.

"Ada beberapa kegiatan baru berkontrak di Juli dan September. Insya Allah seluruh pelaksanaan bisa rampung, karena komitmen bersama agar target Gubernur dan Wakil Gubernur dapat tuntas tepat waktu," kata Faisal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Megapolitan
Bogor Siapkan Bansos untuk ...
Megapolitan
Keluarga Didorong Jadi Moto...

AI Dimanfaatkan untuk Atasi Kekumuhan

44 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
AI Dimanfaatkan untuk Atasi...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.