Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Tak Cukup, Gelombang Kelaparan di Somalia Belum Berakhir

📅 Rabu, 18 Jan 2023, 11:14 WIB | Oleh:

"Jika kita tidak hati-hati, kita akan kekurangan pangan pada akhir tahun ini, atau harga pangan akan sangat tinggi sehingga Anda akan mengalami destabilisasi negara yang akan mengakibatkan migrasi massal," ujar Beasley memperingatkan.

Pada sisi lain, Rusia mengeluh bahwa sanksi Barat telah menghambat ekspor makanan dan pupuknya meskipun ada kesepakatan masa perang yang ditengahi oleh PBB untuk mengizinkan biji-bijian dan pasokan pertanian lainnya mengalir melalui Laut Hitam dari Rusia dan Ukraina.

Meskipun sanksi tidak menargetkan ekspor makanan, banyak perusahaan pelayaran dan asuransi enggan berurusan dengan Moskow, baik menolak melakukannya atau menaikkan harga secara drastis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
PMA, Kunci Batam Menjadi �...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.