Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jokowi Minta Setiap Kabupaten/Kota Punya Brand Sendiri

24 Selasa, 17 Jan 2023, 11:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jokowi Minta Setiap Kabupaten/Kota Punya Brand Sendiri Jokowi Minta Setiap Kabupaten/Kota Punya Brand Sendiri Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Tangkapan layar - Presiden Jokowi berbicara dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia Tahun 2023 di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (17/1/2023).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar masing-masing kota maupun kabupaten memiliki "brand" nama berbeda-beda sesuai dengan potensi daerah.

"Jangan semua kota/kabupaten kita ini sama semuanya, namanya memiliki 'brand' yang hampir mirip-mirip. Ada 'beriman', ada 'berhiber', ada 'berseri', ber, ber, ber semuanya," kata Presiden Jokowi di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (17/1).

Presiden Joko Widodo menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia Tahun 2023 yang dihadiri oleh para menteri kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono , Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit P, Jaksa Agung ST Burhanuddin, gubernur, bupati, wali kota, ketua DPRD, pangdam, dandim, danrem, kapolda, kapolres, kajati, kajari, kepala BPS seluruh Indonesia dan pejabat negara lainnya.

"Saya perlu ingatkan bahwa kita ini memiliki 514 kabupaten/kota dan sekarang provinsi juga sudah tambah, jadi total sudah berapa provinsi Pak? 38 provinsi. Hati-hati yang namanya tata kota," ungkap Presiden.

Seluruh kabupaten dan kota, menurut Presiden, harus mulai mendesain kotanya dengan baik.

"Sehingga setiap kota dan kabupaten itu memiliki diferensiasi. Maksimalkan potensi daerah yang ada, buat 'masterplannya' yang betul-betul memiliki visi ke depan," tambah Presiden.

Dengan "master plan" tersebut, maka Presiden menilai "brand" masing-masing kota pun akan berbeda dan tidak harus berawalan "Ber".

"Ada beriman, ada berhiber ada berseri, ber, ber, ber, semuanya! Buatlah 'brand' kota sesuai dengan potensi dan keunggulan kita masing-masing. Bisa misalnya kota pisang, kenapa tidak? Bisa kota ikan, kenapa tidak? Bisa kota musik, kenapa tidak? Bisa kota mebel, kenapa tidak? Tapi konsisten," tegas Presiden.

Bila satu kota memilih menjadi kota pisang, maka di kota tersebut harus terus menerus menunjukkan keunggulan di bidang pisang.

"Berarti nanam pisangnya harus lebih banyak di kota itu, kemudian menyiapkan industri untuk pasca panen pisang. Siapkan di kota itu sehingga 'brand' kota itu akan kelihatan. Coba kita lihat Davao di Filipina itu kota pisang, di semua tempat adanya hanya pisang, industrinya pisang. Tarian pisang, semuanya pisang saja sehingga kalau orang mikir Davao, pisang," jelas Presiden.

Contoh lain yang disebutkan Presiden Jokowi adalah High Point di North Caroline, Amerika Serikat yang setiap tahun mengadakan pameran mebel terbesar di dunia.

"Semua orang mebel tahu kapan kita harus pergi ke High Point. Di semua sudut kota isinya hanya mebel, kenapa Jepara tidak melakukan hal yang sama? Membranding kotanya tetapi konsisten membangun semua potensi yang dimiliki kota itu," tambah Presiden.

Presiden pun memberikan usulan dan contoh dari kota-kota lain di Indonesia dan dunia.

"Lampung itu bisa pisang. Kota pisang atau kota nanas. Ikan kita memiliki kekuatan ikan. Kalau di Jepang, ada Sukiji Fish Market betul-betul yang sangat terkenal semua orang tahu, kenapa di Ambon di Maluku Utara tidak ada yang menyiapkan branding ini? Kita ini memiliki banyak sehingga perlu yang namanya 'master plan' disiapkan," ungkap Presiden.

Contoh lain adalah di Mineapolis, Amerika Serikat yang bisa hidup hanya dari lapangan golf.

"Ada 37 lapangan golf di situ, orang ke situ hanya golf. 'Private jet' ke situ hanya golf. Gak ada yang lain? Kenapa di kita tidak berani ada yang mulai membangun ini, murah modalnya hanya cari rumput itu saja udah. Pasang rumput. Kita harus mulai berpikir ke arah itu. Jangan semua kota sama," kata Presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
Kemnaker Imbau Pekerja Wasp...
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...

Janice Tjen Juarai Ganda Putri Japan Open 2026

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Daerah
Asap Karhutla Pekat Menyeli...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.