Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak dengan Pengasuhan Longgar Rentan Diculik

📅 Sabtu, 14 Jan 2023, 08:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anak dengan Pengasuhan Longgar Rentan Diculik Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pengasuhan tidak layak dan masalah ekonomi keluarga menyebabkan rentan terjadinya penculikan anak. Pengasuhan yang longgar mengakibatkan anak mudah dibujuk rayu dan menuruti perintah pelaku yang tidak bertanggung jawab.

"Dua hal yang berpengaruh yakni ekonomi dan pengasuhan," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Nahar dalam Media Talk bertajuk Capaian Kinerja Kementerian PPPA TA 2022 dan Resolusi Kementerian PPPA TA 2023, di Jakarta, Jumat (13/1).

Menurut Nahar, terdapat dua persamaan dari kasus penculikan anak di Gunung Sahari, Jakarta Pusat dan kasus penculikan anak disertai pembunuhan berencana di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Anak itu biasanya gampang, dia tidak punya pikiran macam-macam. Kalau ada orang baik ngajak itu pasti mau. Lihat CCTV yang di Makassar, ditawari ayo ke rumah, bersih-bersih rumah nanti dikasih uang. Dia mau. Yang di Gunung Sahari, si anak suka makanan siap saji, (pelaku mengajak) mari kita berangkat cari itu," katanya.

Untuk kasus di Makassar, pelaku anak AD kerap menyaksikan kekerasan di rumahnya sehingga dia ingin membahagiakan orang tuanya, namun dengan cara yang salah. Hal ini diduga memicu AD tergiur dengan iklan di situs jual beli organ tubuh.

"Anak menyaksikan kekerasan di rumahnya, dia terinspirasi bagaimana agar orang tua yang marah-marah karena kebutuhan ekonominya tidak tercukupi. Dia ingin membahagiakan orang tuanya tapi dengan cara yang salah," kata Nahar.

Sebelumnya, MA (6) diculik dari kios ayahnya di Kelurahan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, oleh pelaku bernama Iwan Sumarno alias Jacky alias Herman alias Yudi pada 7 Desember 2022 dan baru ditemukan pada 2 Januari 2023 malam di kawasan Pasar Cipadu, Tangerang Kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.