Penurunan Stunting Persiapkan RI Hadapi Bonus Demografi dan Generasi Emas

Jumat, 13 Jan 2023, 12:30 WIB

JAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan bahwa percepatan penurunan stunting yang menyasar keluarga sebelum anak dilahirkan, merupakan sebuah upaya mempersiapkan Indonesia menghadapi bonus demografi di tahun 2030.

"Jadi kita harus tuntaskan untuk mengejar target 14 persen pada 2024," kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ket. Foto: Kepala BKKBN Hasto Wardoyo saat memberikan arahan pada pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh pada Kamis (12/1/2023). — Sumber: ANTARA/KKBN

Hasto menuturkan selain menghadapi bonus demografi di tahun 2030, percepatan penurunan stunting juga berkaitan dengan mempersiapkan generasi Indonesia Emas di tahun 2045.

Sebab, persoalan prevalensi stunting berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo sendiri menurutnya sangat berkonsentrasi dengan pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Hal tersebut terlihat dari dijadikannya program percepatan penurunan stunting sebagai program prioritas nasional.

"Stunting bisa menggagalkan pencapaian pembangunan sumber daya manusia. Kalau generasi masa depan kita stunting maka bukan bonus demografi yang akan kita dapatkan tetapi bencana demografi," ujar Hasto.

Hasto kemudian juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Aceh, terutama bagi Kabupaten Bener Meriah yang mempunyai kerja sama gotong royong yang kuat secara komprehensif menurunkan stunting.

Selain melakukan penguatan melalui program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), capaian imunisasi bagi anak utamanya BCG bagi penyakit TBC dan Polio di Kabupaten Bener Meriah sudah lebih dari 100 persen. Capaian itu sangat berpengaruh pada pencegahan stunting.

Hasto turut menyampaikan kerja sama yang baik tersebut, juga berhasil menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Bener Meriah yang berdasarkan data dari BPS turun mencapai tiga persen.

"Seandainya semua kepala daerah seperti di sini, persoalan stunting di Indonesia pasti sudah selesai, tidak ada lagi stunting. Kalau langkah-langkah ini dilakukan konsisten, saya yakin pada akhir 2023 prevalensi stunting di Bener Meriah akan turun drastis," katanya.

Pj. Bupati Bener Meriah Haili Yoga mengatakan gotong royong dan kolaborasi antar pemangku kepentingan diterapkan dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Banyak pihak sudah bersedia menjadi Bapak Asuh Anak Stunting melalui BAAS. Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) Aceh juga terlibat dalam memberikan dakwah akidah dalam mengatasi stunting.

Haili menyebutkan pada 2022 terdapat 1.827 anak stunting. Setelah pihaknya intervensi secara terarah dan terukur, pada Januari 2023 jumlah anak stunting di Bener Meriah jumlahnya turun menjadi 1.639 anak.

Sebagai informasi, sebanyak 12 pemerintahan kabupaten dan kota di Provinsi Aceh berkumpul di Simpang Tiga Redelong, Ibukota Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh pada Kamis (12/01), guna berdialog terkait kolaborasi percepatan penurunan stunting.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.