Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Larangan Siswa Bawa Lato-lato Dikaji

📅 Rabu, 11 Jan 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Larangan Siswa Bawa Lato-lato Dikaji Doc: HO/Antara
Ket. Ilustrasi - Sejumlah pedagang menjual permainan lato-lato

TANGERANG - Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang masih mengkaji aturan larangan pelajar membawa mainan lato-lato ke lingkup sekolah. "Sebagai salah satu pencegahan, kami sampai masih sebatas koordinasi dengan seluruh kepala sekolah terkait surat edaran larangan lato-lato. Jadi masih dikaji. Kemungkinan pekan depan sudah dikeluarkan hasil kajian," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Fahrudin, di Tangerang, Selasa (10/1).

Menurutnya, dalam pengkajian larangan permainan lato-lato pada dasarnya akan disiapkan beberapa poin aturan yang harus menjadi perhatian sekolah maupun orang tua murid serta peserta didik itu sendiri. Namun, sejauh ini Dindik Kabupaten Tangerang masih sebatas koordinasi dengan guru-guru di sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama untuk menginformasikan pencegahan atas dampak permainan lato-lato tersebut.

"Nanti, dilarang atau tidak membawa permainan lato-lato ke sekolah, tunggu hasil kajian. Tapi, sejauh ini koordinasi sudah dilakukan bersama para kepala sekolah dalam pencegahan," katanya. Fahrudin menyebutkan untuk Kabupaten Tangerang sendiri sejauh ini belum menerima laporan timbulnya korban akibat permainan lato-lato dari kalangan siswa, guru, maupun orang tua.

"Selama ini insiden dampak lato-lato belum ada. Para siswa juga tidak ada yang membawa lato-lato ke sekolah. Namun, kami secara umum tetap melakukan edukasi dan antisipasi," ujarnya. Kendati demikian, pihaknya pun mengimbau kepada orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya dalam bermain dan berkegiatan permainan lato-lato.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melarang siswa membawa lato-latoke sekolah guna memastikan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. "Siswa sangat dilarang membawa lato-lato ke sekolah. Sebab sekolah adalah tempat belajar, bukan bermain. Jadi, saya tegaskan, murid tidak boleh membawa permainan lato-lato ke sekolah," kata Kepala Dinas PendidikanKabupaten Bogor,Juanda Dimansyah, di Cibinong, Bogor, Senin (9/1).

Juanda minta dukungan guru-guru sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama (SMP) untuk menginformasikan kepada murid larangan membawa lato-latoke sekolah. "Saya minta setiap sekolah untuk mengawasi dan melarang siswa membawa lato-lato ke lingkungan sekolah, apalagi di dalam kelas," kata Juanda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.