Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mutu Pendidikan Banten Harus Ditingkatkan

📅 Sabtu, 07 Jan 2023, 06:35 WIB | Oleh:
Mutu Pendidikan Banten Harus Ditingkatkan Doc: Mulyana/Antara
Ket. Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar

SERANG - Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, mengajak Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan Banten. "Kita berharap guru-guru semakin berkualitas ke depannya. Karena dari situ kita akan mendapatkan sumber daya manusia yang kuat," kata Al Muktabar usai membuka Konferensi Kerja (Konkerprov) II PGRI Provinsi Banten Tahun 2022 di Serang, Kamis (5/1).

Menurut Al Muktabar, PGRI menjadi sebuah wadah untuk komunikasi antarguru terkait proses pendidikan dengan melihat kondisi sebelumnya, sekarang dan mendatang. Maka untuk itu, diperlukan kolaborasi guna menghadapi tantangan ke depan. "Oleh karenanya, komunikasi dengan PGRI bagi bapak-ibu guru sangat penting. Pemerintah daerah bersama-sama mendukung agenda kerja bapak-ibu guru untuk meningkatkan mutu pendidikan," ujar Al.

Dengan terus meningkatkan mutu pendidikan, Al Muktabar berharap dapat membentuk sumber daya manusia yang memiliki kognitif, afektif, dan psikomotorik tangguh. Mereka tangguh dalam kerja dan kehidupan sehari-hari," tambah Al Muktabar. Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Banten, Muhtadi, mengatakan Konkerprov II Tahun 2022 tersebut untuk mengajak guru-guru bersama-sama bangkit memulihkan pendidikan demi cita-cita bangsa yang kuat dan maju.

"Ke depan, guru harus profesional karena menyangkut perkembangan zaman di mana saat ini telah diisi dengan internet" jelas Muhtadi. Dia mengatakan pendidikan merupakan salah satu sektor penting yang memiliki peran dan ruang untuk membangun peserta didik yang lebih unggul dalam memanfaatkan perkembangan teknologi. Mereka menjadi positif, kreatif, dan produktif di era revolusi industri 4.0 menuju era society 5.0.

Uji Kompetensi

Selain masalah peran guru, Al Muktabar juga mintas seluruh Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau para kepala OPD Banten menjalani Uji Kompetensi di Assessment Center Lembaga Administrasi Negara (LAN), Bandung. Al Muktabar mengatakan, pelaksanaan uji kompetensi atau assessment para pejabat eselon II Pemprov dilaksanakan selama dua hari dari Selasa sampai Kamis (3-5 Januari).

Tujuan utamamya untuk mendapat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mampu mengimplementasikan program pembangunan yang ditargetkan pemerintah. "Uji kompetensi dilakukan untuk mengukur tingkat kompetensi ASN dalam menjalankan tugas," kata Al.

Dia menuturkan, berdasarkan ketentuan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manejemen Pegawai Negeri Sipil, JPT Pratama hanya dapat diduduki paling lama lima (5) tahun. JPT yang telah diduduki selama lima (5) tahun dapat diperpanjang berdasarkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi dan berdasarkan kebutuhan instansi melalui evaluasi kinerja dan uji kompetensi.

Al Muktabar mengungkapkan, uji kompetensi merupakan amanat UU dalam rangka memetakan kompetensi manajerial dan teknis ASN di lingkungan Banten. Beberapa hal terkait evaluasi kinerja.
"Basis-basis evaluasi diserahkan kepada lembaga independen untuk mengetahui secara terukur dan objektif. Ini dalam rangka melihat tugas dan kewenangan masing-masing," tandas Al.

Menurut Al, setelah proses uji kompetensi, akan mendapat hasil berdasarkan penilaian yang dilakukan LAN. Nilanya itu nanti akan diakumulasi secara menyeluruh. "Hal itu untuk mendapatkan ASN yang benar-benar mampu mengimplementasikan program-porgram pembangunan pemda maupun pusat," katanya.

Al Muktabar juga mengucapkan terima kasih kepada LAN, yang menempatkan Provinsi Banten sebagai urutan pertama uji kompetensi tahun 2023. Bersama jajaran JPT Madya dan Kepala LAN, Al juga sempat berdiskusi tentang Pemprov Banten dalam mendapat dukungan dan bantuan pengembangan SDM ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.