• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Sejarah 6 Januari: Peringa...

Sejarah 6 Januari: Peringatan Hari Anak Yatim Piatu Korban Perang Sedunia

Jumat, 06 Jan 2023, 17:25 WIB

Setiap tahunnya, Hari Anak Yatim Piatu Korban Perang Sedunia atau The World Day of War Orphans selalu diperingati setiap tanggal 6 Januari.

Di manapun dan karena alasan apapun, perang selalu memakan korban jiwa termasuk anak-anak. Membuat mereka kehilangan kedua orang tuanya yang meninggal dalam perang.

Ket. Foto: Anak yatim piatu korban Perang. — Sumber: National Today

Pada Perang Dunia Kedua misalnya, UNICEF memperkirakan perang yang dimulai dengan invasi Jerman ke Polandia itu menyebabkan jutaan anak yatim piatu di Eropa, termasuk lebih dari 300.000 di Polandia dan 200.000 di Yugoslavia.

Melansir National Today, perkiraan jumlah total anak yatim perang di seluruh dunia terus meningkat dari tahun 1990 hingga 2001. Mayoritas korban, tepatnya 95 persen dari semua anak yatim berusia di atas lima tahun.

Menurut UNICEF, ada hampir 140 juta anak yatim secara global pada tahun 2015. Termasuk 61 juta di Asia, 52 juta di Afrika, 10 juta di Amerika Latin dan Karibia, dan 7,3 juta di Eropa Timur dan Asia Tengah.

Kehilangan orang tua memang sangat sulit, tapi kehilangan orang tua karena perang lebih parah lagi.

Anak-anak yang kehilangan orang tuanya akibat perang memaksa mereka mereka tinggal dengan kerabatnya atau masuk ke sistem asuh dan menghadapi kondisi buruk seperti kekurangan gizi dan penyakit.

Belum lagi tekanan emosional dan mental yang mereka alami akibat perang yang berlangsung bertahun-tahun.

Atas dasar itu, Hari Anak Yatim Piatu KorbanPerang Sedunia diciptakan oleh organiasai Prancis, SOS Enfants en Detresse.

Tujuannya adalah untuk memberikan kehidupan normal kepada anak-anak yang terkena dampak secara tidak langsung oleh perang dan konflik.

Diperingati setiap tanggal 6 Januari, berbagai program kesadaran diselenggarakan pada hari itu untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada orang-orang tentang penderitaan yang terpaksa dihadapi anak-anak yatim piatu.

Juga memastikan untuk menyuarakan kesulitan anak yatim perang dan menyoroti tantangan emosional, sosial, dan fisik yang dihadapi anak-anak saat tumbuh dewasa.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Suliana

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.