PT KAI Tegaskan Komitmen Selesaikan Proyek Kereta Cepat Tepat Waktu
Selasa, 03 Jan 2023, 10:27 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menegaskan komitmen penyelesaian proyek Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB) usai menerima Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp3,2 triliun.
"Melalui PMN ini, KAI akan mengawal pembangunan KCJB agar dapat dinikmati masyarakat sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Kami bersama dengan seluruh stakeholder juga terus memperkuat komitmen serta meningkatkan koordinasi demi peningkatan keselamatan pembangunan proyek KCJB," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/1).
Joni menyampaikan penerimaan PMN tersebut ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2022 tentang Penambahan PMN RI ke Dalam Modal Saham KAI pada 31 Desember 2022 yang lalu.
Ia mengatakanPMN yang bersumber dari APBN 2022 tersebut akan meningkatkan kapasitas KAI dalam rangka menyelesaikan proyek KCJB.
KAI akan memanfaatkan PMN tersebut guna membiayai porsi ekuitas Indonesia atas cost overrun proyek KCJB sehingga pembangunannya dapat mencapai target operasi pada Juni 2023.
Adapun sesuai Perpres Nomor 93 Tahun 2021, KAI ditunjuk sebagai pimpinan konsorsium BUMN proyek KCJB dan menetapkan bahwa pemerintah dapat memberikan PMN kepada pimpinan konsorsium BUMN.
Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk melayani transportasi publik, maka dukungan pemerintah sangat diperlukan untuk penyelesaian kereta cepat pertama di Asia Tenggara ini.
Penetapan cost overrun Proyek KCJB ini juga telah melalui audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sehingga dapat dipertanggungjawabkan.
Joni mengatakan KAI juga memastikan pengelolaan dana PMN sesuai Good Corporate Governance (GCG) untuk mewujudkan akuntabilitas pembangunan proyek KCJB yang dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga Desember 2022 progres pembangunan fisik KCJB sudah mencapai 82,61 persen. Adapun progres investasi KCJB mencapai 91,8 persen.
KAI bersama seluruh pemangku kepentingan terus mempersiapkan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia agar ketika dioperasikan nanti, KCJBdalam kondisi andal dan prima serta tidak mengalami kendala yang berarti.
"Hadirnya Kereta Api Cepat Jakarta Bandung tidak hanya menjadi alternatif transportasi baru yang menghubungkan kedua wilayah, tetapi juga berimbas pada peningkatan aktivitas perekonomian di wilayah yang dilalui," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Buruan Ikut, Jobfair Online Disnaker Tangerang Sediakan 693 Lowongan Kerja
-
Mentan Setujui Hilirisasi Kelapa dan Ubi Kayu di Maluku
-
Pentingnya Kesadaran Keselamatan bagi Warga Pesisir
-
Trump Sebut Hanya AS dan Tiongkok yang Boleh Menggali Uranium Diperkaya dari Situs Nuklir Iran
-
Pemkab Karawang Bangun Delapan Rumah untuk Lansia
-
Manchester City Kalahkan Arsenal 2-1, Persaingan Juara Liga Inggris Makin Panas
-
Harga Tiket Hammersonic Festival 2026 Turun 50 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.