Los Angeles Siapkan Taksi Terbang Sambut Olimpiade Musim Panas 2028

Minggu, 01 Jan 2023, 09:10 WIB

JAKARTA -Taksi terbang bukan fiksi ilmiah, melainkan sesuatu yang pasti akan segera terwujud. Paling tidak itu pendapat Wali Kota Los Angeles (LA), Eric Garcetty, yang pada pertengahan 2022 mendirikan lembaga nirlaba Urban Air Mobility Partnership.

Lembaga itu dikhususkan untuk mengembangkan taksi terbang dan menjadi wadah kerja sama perusahaan-perusahaan yang akan memproduksi kendaraan angkut udara, seperti Archer, Hyundai dan Overair.

Target mereka menyediakan kendaraan yang bisa dengan mudah mengirim seseorang atau sesuatu dari satu titik ke titik lain tanpa melalui jalan-jalan yang macet, sebelum penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas 2028. Perjalanan sejauh 26 kilometer dari Santa Monica ke pusat kota Los Angeles dengan taksi terbang diprediksi hanya akan memakan waktu sembilan menit.

Overair yang berbasis di South Carolina sedang mengembangkan taksi terbang listrik yang disebutelectric vertical take-off and landing vehicle(eVTOL) untuk proyek itu. Pada prinsipnya, kendaraan itu mirip helikopter mini yang bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal.

John Criezis, kepala Divisi Operasi Overair, sesumbar, kendaraannya akan merevolusi dunia transportasi. "Pesawat ini memiliki jangkauan terbang sekitar 222 kilometer, dan pada dasarnya dapat melayani wilayah LA yang luas. Pesawat kami memiliki ruang untuk bagasi serta lima penumpang. Kami pikir ini akan bagus untuk keluarga-keluarga yang mencoba melakukan penerbangan jarak jauh. Ini benar-benar akan mengubah cara orang membuat keputusan tentang cara mereka bepergian di daerah perkotaan," jelasnya.

Ket. Foto: Overair yang berbasis di South Carolina sedang mengembangkan taksi terbang listrik yang disebut electric vertical take-off and landing vehicle (eVTOL). — Sumber: VOA/videogra

Sebetulnya tidak hanya LA yang berambisi menyediakan taksi terbang. Kota-kota lain di berbagai penjuru Amerika juga telah menunjukkan minat pada taksi terbang, dengan tujuan mempersingkat waktu perjalanan menjadi hitungan menit.

Dallas, Texas, telah menjajaki kemungkinan membangun beberapa skyport atau bandara sangat kecil yang ditempatkan di dalam kota, termasuk di atas puncak gedung tinggi. Upaya ini dilakukan dalam rangka mengajak perusahan-perusahaan layanan transportasi dalam kota seperti Uber dan Lyft, untuk berinvestasi dan memanfaatkan perjalanan udara.

Respon masyarakat terhadap rencana pengadaan taksi terbang sangat beragam. Beberapa menyambutnya, dan menganggapnya sebagai tren masa depan yang tidak akan terhindarkan. Beberapa lainnya mengecam rencana itu karena dianggap membahayakan masyarakat yang berada di bawah jalur penerbangan, dan semakin memperlebar jurang perbedaan antara yang kaya dan yang miskin.

Gedalia Schorsch adalah salah satu warga Los Angeles yang keberatan. "Pikirkan soal pendaratan. Sepertinya kekacauan akan terjadi. Akan dibutuhkan zona untuk orang terbang dan zona untuk mendarat. Anda kan tidak bisa mendarat di mana saja. Kalau itu tidak diatur, tabrakan udara akan sering terjadi," jelasnya.

Departemen Transportasi Los Angeles saat ini telah mulai membahas peraturan potensial menyangkut taksi terbang, dengan fokus pada tingkat kebisingan, dampak pada kualitas hidup, dan keselamatan secara keseluruhan bagi penumpang dan warga di bawah jalur penerbangan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.