Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Layanan Pembayaran QRIS Akan Tersedia di Empat Negara Asean

📅 Jumat, 08 Jul 2022, 16:11 WIB | Oleh:
Layanan Pembayaran QRIS Akan Tersedia di Empat Negara Asean Doc: Istimewa
Ket. Salah satu pelaku UMKM memasang barcode sebagai bagian dari sistem pembayaran digital.

JAKARTA - Layanan pembayaran kode respons cepat Indonesia, QRIS, baru-baru ini dilaporkan akan tersedia di empat negara Asean. Bank Indonesia (BI), bersama bank sentral Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina akan merealisasikan sistem pembayaran lintas batas atau cross-border payment dengan QRIS, open API (application payment interface), dan Fast Payment dengan mengimplementasikan local currency settlement (LCS).

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta mengatakan BI, Bank Thailand, Bank Negara Malaysia, Monetary Authority of Singapore, dan Bank Sentral Filipina sedang menggarap kerja sama tersebut. Dia berharap kesepakatan itu akan ditandatangani pada pertemuan para pemimpin G20 pada November mendatang.

"Saat dunia masih berbicara, Asean Five akan menjadi penggerak pertama konektivitas pembayaran. Bisa melalui QRIS, open API, atau Fast Payment dan semuanya akan berbasis framework LCS," kata Filianingsih dalam konferensi yang digelar secara virtual, Kamis, (7/7).

Dia juga mengatakan, kelima negara Asean tersebut telah memiliki infrastruktur transaksi digital, seperti pembayaran QR dan Pembayaran Cepat. Dengan demikian, mereka hanya bisa mengoperasikan pembayaran lintas batas.

Filianingsih melanjutkan, QRIS sudah bisa digunakan di Thailand dan Malaysia.Melalui kerja sama ini, sistem pembayaran akan diperluas ke seluruh negara Asean bahkan di luar kawasan.

Pembayaran lintas batas, lanjutnya, akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, seperti biaya transfer yang lebih rendah. Wisatawan juga tidak perlu lagi menukarkan uang fisik dengan mata uang lokal atau dollar AS.

"Cukup scan QR dan otomatis akan terkonversi dari rupiah kita. Jadi tidak perlu dikonversi ke dollar AS dulu," jelas pejabat BI itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Minggu Bakal Diguyur Hujan,...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.