Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira! BRIN Kini Punya Fasilitas Canggih untuk Riset Produk Pangan Halal Baru di Gunung Kidul Yogya

📅 Jumat, 22 Apr 2022, 10:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira! BRIN Kini Punya Fasilitas Canggih untuk Riset Produk Pangan Halal Baru di Gunung Kidul Yogya Doc: ANTARA/Sutarmi
Ket. Fasilitas riset produk pangan halal milik BRIN di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

GUNUNG KIDUL - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) punya fasilitas riset produk pangan halal baru di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, ProvinsiDaerah Istimewa Yogyakarta, yang diharapkan bisa menjadi laboratorium rujukan riset produk halal di Indonesia.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan bahwaBRIN telah mengembangkan infrastruktur riset untuk mendukung penelitian dan inovasi produk halal.

Menurut dia, BRIN telah menyediakan tiga laboratorium dengan instrumen penelitian canggih guna mendukung riset produk pangan halal di Indonesia.

"Ketiga laboratorium tersebut berada di Cibinong, Serpong, serta Playen," katanya.

Selain itu, ia mengatakan, BRIN terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam riset serta membangun kolaborasi riset dan inovasi produk halal bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Badan Pengawas Obat dan Makanan,Pusat Kajian Sains Halal Institut Pertanian Bogor, danInstitute for Halal Industry and System(IHIS) Universitas Gadjah Mada.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN Mego Pinandito mengatakan bahwa BRIN juga mendukung pembentukan Konsorsium Riset dan Inovasi Produk Halal Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produk halal dunia tahun 2024.

Kepala Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan Satriyo Krido Wahono menjelaskan, fasilitas riset pangan dan produk pangan halal BRIN dapat dimanfaatkan oleh masyarakat melalui berbagai skema.

"Fasilitas ini memuat instrumen analisis dan beberapa peralatan produksi skala kecil yang dapat berfungsi sebagai fasilitasfactory sharingbagi penggiat usahastart up(rintisan) dan UMKM," kata Satriyo.

Fasilitas riset produk pangan halal BRIN di Playenmeliputi empat gedung, yakni gedung ruang kerja bersama,gedung laboratorium terpadu, gedung pengujianin-vivo, dan gedung proses CGMP(currentGoodManufacturingPractice/Praktik Manufaktur yang Baik Saat Ini).

Fasilitas riset tersebut antara lain memiliki laboratorium biomolekuler, laboratorium mikrobiologi, dan laboratorium mikologi serta sarana cGMPuntuk proses produksi dan pengolahan kakao dan kopi, proses produksi mi, proses penepungan, laboratorium pengembangan produk, dan laboratorium sensoris.

Gedung laboratorium terpadu juga mencakup laboratorium material kemasan, stabilitas pangan, keamanan pangan, kimia pangan, fisika pangan, dan rekayasa pangan, sementara gedung pengujian in-vivo dimanfaatkan untuk pengujian produk pada hewan coba seperti mencit, ayam, dan sapi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.