Memanas! Perseteruan Luhut Vs Haris Azhar soal Tambang Emas Papua Berujung ke PBB
Rabu, 24 Nov 2021, 16:10 WIBSengketa Luhut Binsar Panjaitan dengan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti masih terus berlanjut.
Kini, tudingan permainan dalam bisnis tambang di Papua itu telah dibawa ke Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).
Diketahui, pada 20 Oktober 2021 Special Procedure Mandate Holders (SPMH) United Nations Special Rapporteur atau Pelapor Khusus HAM - PBB mengirimkan surat Komunikasi Bersama/Joint Communication (JC) kepada Pemerintah Indonesia.
Dalam surat tersebut tercantum permintaan klarifikasi PBB bagi Pemerintah Indonesia terkait dugaan judicial harassment terhadap Fatia Maulidiyanti dan Haris Azhar melalui penyampaian 2 somasi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan.
Pelapor Khusus HAM - PBB merupakan kumpulan pakar atau ahli independen yang ditunjuk oleh Dewan HAM PBB. Mereka bertugas untuk memberikan laporan dan masukan kepada Dewan HAM PBB terkait implementasi HAM di suatu negara.
Somasi Luhut berkaitan talk show di akun YouTube Haris Azhar pada 20 Agustus 2021 lalu. Talkshow itu membahas keterlibatan TNI dan purnawirawan TNI pada bisnis pertambangan di Intan Jaya.
Luhut mengaku dirinya difitnah karena Fatia menyebut PT Tobacom Del Mandiri, anak usaha Toba Sejahtra Group dimiliki sahamnya oleh Luhut, bermain dalam bisnis tambang di Papua, yakni di Blok Wabu.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Sindi B Natalia Panjaitan
Berita Terkait:
-
Arema Resmi Dapat Amunisi Baru, Persija Pinjamkan Mauro Zijlstra ke Kanjuruhan
-
Dinkes: Penderita TBC di Tangerang Capai 5.101 Kasus
-
Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3
-
Hutan Gunung Soputan Terbakar, Delapan Mobil Damkar Dikerahkan
-
Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace
-
Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan
-
Perkembangan IHK periode Agustus 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.