Menag Yaqut Cholil Sayangkan Fenomena Golongan Agama Mayoritas Menekan Minoritas
Kamis, 30 Sep 2021, 15:20 WIBYOGYAKARTA - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Khoumas menyayangkan fenomena golongan agama mayoritas lalu menekan yang minoritas. Karena seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi di negara yang sangat beragam ini.
"Kalau yang waras selalu diminta mengalah maka yang akan terjadi adalah mereka menang dan merasa paling berhak atas negeri ini," katanya saat berkunjung ke Bantul mencanangkan Desa Sadar Keberagaman, Rabu (29/9) kemarin.
Menag mengatakan, seharusnya semakin banyak jumlah suatu golongan seharusnya semakin melindungi yang minoritas. Dan bukan sebaliknya sehingga menjadi sebuah kekuatan dari keberagaman.
Keragaman dan bukan perbedaanlah, menurut Menag, yang menjadi kekuatan Indonesia melawan penjajah kolonial.
"Indonesia dibangun atas dasar pluralisme, kesepakatan atas keberagam masyarakat baik dari segi agama, kepercayaan, maupun etnis. Itu yang menjadi kekuatan kita," tambahnya.
la mengatakan, Indonesia tidak mungkin berdiri jika tidak perjuangan dari umat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Oleh karena itu, tidak ada satu kelompok pun yang boleh mengklaim dirinya paling memiliki Indonesia apapun agamanya.
"Negeri ini milik kita semua, kita punya kewajiban menjaganya" tandasnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Peringati Hari Ozon, Daop 7 Madiun Bagikan Bibit Pohon ke Penumpang KA
-
Pertamina dan Vivo Jalin Kerja Sama Bisnis Pasokan BBM
-
Gregoria Vs Putri KW Duel di Awal Malaysia Open 2025
-
Usai Rayakan Tahun Baru, Tujuh Remaja Bersajam yang Hendak Tawuran Ini Ditangkap
-
Hasil Liga Spanyol: Villarreal Merangsek ke Peringkat Tiga Usai Taklukkan Sevilla
-
Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Meninggal Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.