Berterima Kasih, Telah Rasakan Kesetaraan
📅 Sabtu, 11 Sep 2021, 08:55 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraDahulu sempat berpartner sama Fredy Setiawan dan pada akhirnya sekarang sudah tetap sama Mas Harry Susanto di sektor ganda campuran. Terkadang juga kalau partner saya tidak hadir seperti kemarin di Dubai, Khalimatus Sadiyah Sukohandoko berhalangan disebabkan mengikuti UNAS, ya terpaksa saya mencari partner dari negara lain dan akhirnya ada atlet dari Prancis, Faustine Noel bersedia. Seperti halnya Mas Fredy kan juga sama di sektor ganda campuran juga sama atlet dari Skotlandia, Mary Margaret Wilson, dan di ganda putranya sama Kumar Nitesh dari India. Kalau main di tiga sektor memang capek banget apalagi dari pertandingan satu ke yang lain istirahat cuma 20-30 menit habis itu main lagi. Bagi kami, badminton adalah sudah pekerjaan. Tetap membawa nama Indonesia di luar negeri.
Ada Hary Susanto yang bermain bersama apalagi sekarang rank 1 dunia di sektor Standing Lower 3 (SL3)-Standing Upper 5 (SU5), pandangan terhadap beliau yang bagaimana?
Kalau bagi saya pribadi, Hary itu sosok yang sangat gigih, pantang menyerah, dan dibikin nyaman berpartner sama dia.
Kalau dari suami?
Orangnya selalu support kepada saya di mana pun saya mengikuti turnamen berada.
Ada pembicaraan mengenai price money untuk turnamen para-badminton. Apakah ada seperti atlet normal pada umumnya?
Jujur saja sih, tidak ada untuk itu. Berharap ada price money sih seperti atlet normal pada umumnya seperti Kevin/Gideon yang kemarin juara All England yang mendapatkan lumayan besar apalagi juga dapat bonus kan. Kami sebagai atlet untuk berangkat mengikuti turnamen rutin dari BWF aja dari NPC dan sebagian dana sendiri. Saya sempat mengirim sebuah pesan kepada pihak BWF mengenai ini dan merespons bahwa memang tidak ada untuk price money untuk atlet para-badminton. Cukup disayangkan sekali dan berharap kalau ada price money bisa menutupi biaya pulang pergi kami dan sedikit ada uang saku buat kami.
Banyak orang yang membicarakan masalah bonus yang diangkat jadi PNS. Bagaimana kabarnya?
Alhamdulillah, saya bersama kawan-kawan yang meraih emas di Asean Para Games 2017 diundang diangkat menjadi PNS bersama Ni Nengah Widiasih (Para Powerlifting), Doni Yulianto (Para Athletic), dan lain-lain, dan kami disamakan dengan atlet-atlet normal lainnya. Ada polemik mengenai ini semacam kayak Mas Ukun dan Fredy kan mendapatkan prestasi di Incheon 2014 maupun Singapore 2015 (meskipun gagal di Kuala Lumpur 2017) kok tidak mendapatkan jaminan PNS dan saya pun sempat bertanya ke Pak Gatot Dewabroto selaku Kemenpora mengenai hal ini. Pak Gatot pun berkilah bahwa yang mendapat jaminan PNS ini hanya yang mendapatkan medali emas di ajang Asean Para Games 2017. Melihat hal semacam ini sedih memang, tapi ya mau gimana lagi dan saya tetap menyemangati kawan-kawan semua. Mudah-mudahan perjuangan saya selama ini juga dihargai.
Apa yang ingin disampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia?
Hal yang ingin terus saya harapkan adalah support dan dukungan untuk atlet difabel sama seperti atlet normal karena perjuangan sama, kerja keras sama, target sama, dan mengharumkan nama Indonesia. Bahkan atlet difabel harus berjuang dengan keterbatasan. Untuk pemerintah, saya sangat berterima kasih karena saya merasakan sebagai atlet sudah lebih dari cukup.
Tantangan sebagai atlet, semua orang pasti merasakan capek, jenuh, nggak mungkin semangat terus. Saya menyibukkan diri agar tidak jenuh. Saya juga sangat bersyukur dengan hasil yang saya raih bisa berbagi dengan orang lain. Di kampung, saya membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, membantu masyarakat di sana.
Riwayat Hidup*
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!