• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Gen TYK2 sebagai Penyebab ...

Gen TYK2 sebagai Penyebab Badai Sitokin

Rabu, 07 Jul 2021, 00:00 WIB

Penyakit Covid-19 selain hanya menimbulkan gejala ringan namun juga menimbulkan gejala berat, bahkan membuat banyak orang meninggal. Untuk memahami penyebab gejala berat penelitian berhasil menemukan gen melalui pengurutan genetik (genetic sequencing).
"Kami telah menemukan hubungan genetik baru dan sangat masuk akal dengan penyakit kritis pada Covid-19," tulis laporan tim peneliti internasional yang dipimpin oleh University of Edinburgh di Inggris seperti ditulis laman Science Alert.
Beberapa dari asosiasi ini mengarah langsung ke pendekatan terapeutik potensial untuk meningkatkan sinyal interferon, memusuhi aktivasi monosit dan infiltrasi ke paru-paru, atau secara khusus menargetkan jalur inflamasi yang berbahaya.
Langkah yang dilakukan peneliti melakukan pengujian pada 2.244 pasien Covid-19 yang sakit kritis dari 208 unit perawatan intensif di Inggris. Sampel DNA diambil untuk menjadi bahan studi dengan pendekatan genome-wide association study (GWAS), dengan menganalisis varian genetik individu untuk menentukan sifat tertentu.
Genom kontrol yang cocok dengan leluhur dipilih dari UK Biobank, basis data genetik skala populasi dengan asal-usul yang dianonimkan. Untuk setiap pasien Covid-19, lima kontrol dipilih, tidak termasuk yang diketahui memiliki tes Covid-19 positif.
Dengan pendekatan GWAS menemukan delapan urutan genetik yang umum pada pasien Covid-19. Urutan ini lalu divalidasi menggunakan dua studi populasi independen. Lima dari urutan direplikasi dalam metaanalisis pasien dari Covid-19 Host Genetics Initiative dan fenotipe pernapasan secara meluas dari 23andMe Inc.
Hasil analisis menyebutkan urutan gen yang berhubungan dengan gen yang terlibat dalam proses inflamasi dan respons tubuh terhadap virus yang menyerang yang berhasil ditemukan adalah Tyrosine Kinase 2 (TYK2).
"Gen TYK2 dikaitkan dengan respons inflamasi yang diketahui menyebabkan 'badai sitokin' yang bertanggung jawab atas kematian pasien lebih muda yang mengidap kondisi ini," kata dosen senior klinis University of University Exeter dan British Medical Association, David Strain yang tidak terlibat dalam penelitian itu.
Badai sitokin (cytokine storm) merupakan reaksi berlebih sistem kekebalan tubuh. Normalnya protein ini hanya berfungsi sebentar dan akan berhenti saat respons kekebalan tubuh tiba di daerah infeksi, namun malah terus mengirimkan sinyal sehingga sel-sel kekebalan tubuh terus berdatangan dan bereaksi di luar kendali.
Secara keseluruhan, temuan tim menunjukkan dua mekanisme biologis berada di balik penyakit kritis yang terjadi pada saat terinfeksi Covid-19. Pada tahap awal, berupa respons imun bawaan tubuh terhadap infeksi virus, dan pada tahap akhir, proses inflamasi tubuh.
Pengobatan yang menargetkan gen TYK2 cukup mudah karena telah ada obatnya yaitu rheumatoid arthritis baricitinib. Dengan temuan tersebut uji klinis obat tersebut dapat dilakukan lebih cepat sehingga obat bisa segera digunakan. Mekanisme pengobatan dilakukan dengan memblokir reseptor Janus Kinase (JAK).
Hasil riset ini telah dipublikasikan di jurnal Nature beberapa waktu lalu. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Debut Manis Morgan Rogers di Chelsea, Cetak Gol tapi Akui Belum Maksimal

Tottenham Resmi Datangkan Savinho dari Manchester City, Nilai Transfer Capai 2,05 Triliun Rupiah

Review Batman: Knightfall Part 1, Ketika Batman Dihancurkan dari Dalam

Transportasi Umum Diperluas, Polusi Jakarta Tak Kunjung Tuntas

Zero ODOL Berlaku 2027, Pelanggar Siap Didenda

Misi Rahasia? C-17 Globemaster Angkatan Udara AS Mendarat di Moskow, Kremlin: Kami Tak Punya Informasi

Joe Taslim Dirumorkan Jadi Mister Negative di Film Spider-Man Berikutnya

Sydney Sweeney Tantang Tom Cruise Lewat Aksi Wing-Walking ala Mission: Impossible

Bukan sekadar Kain Hiasan, Wastra Ecoprint Flora Benuanta, Rekam Jejak Keanekaragaman Hayati Kalimantan, Sebuah Keindahan Tanpa Duplikat

Karya Kreatif Indonesia 2026: UMKM Jambi Binaan BI Raup Penjualan Rp675,87 Juta

Dorong Keberlanjutan Sektor Bangunan, Schneider Electric Kampanyekan Teknologi Berbasis Data

PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun per Tahun dan Ciptakan 5,5 Juta Lapangan Kerja

Kolaka Jadi Lumbung Padi Sultra, Pemkab Siapkan Lahan untuk RMU

Konflik Sudan Selatan Memanas, Dua Personel Perdamaian PBB Asal Ethiopia Tewas Ditembak

Seolah Tak Pernah Padam, Horor Wabah Ebola Kongo Tembus 5.500 Kasus

Perkuat Kemitraan Industri, RI-India Bidik Kolaborasi di EV, Semikonduktor & Digital

Pemkab Karawang Salurkan Puluhan Pompa untuk Petani Atasi Kekeringan

184 Ribu Warga Jateng Terdampak Kekeringan, PU Distribusikan Air Bersih ke 24 Kabupaten

Pengembangan Ekraf Berbasis Wellness Didorong Wamenekraf jadi Peluang Baru Pertumbuhan Ekonomi

BPBD Gunungkidul Salurkan 2,4 Juta Liter AIr selama Kekeringan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.