Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SIG dan 9 BUMN Dorong Riset dan Inovasi

📅 Senin, 05 Jul 2021, 08:44 WIB | Oleh:
SIG dan 9 BUMN Dorong Riset dan Inovasi Doc: istimewa

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama sembilan BUMN yang tergabung dalam BUMN klaster infrastruktur bersinergi mendirikan Indonesia Infrastructure Research & Innovation Institute (I2RI) dan Indonesia Infrastructure Learning Institute (I2LI).

Adapun kesembilan BUMN tersebut yakni PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), Perum Perumnas dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Research Institute adalah wadah pelaksanaan riset dan inovasi yang bersifat teknikal sesuai kebutuhan klaster BUMN, serta berfungsi untuk merumuskan kebijakan, strategi, standarisasi, dan kolaborasi dalam pelaksanaan riset dan inovasi di dalam fokus area dan sub area dalam klaster.

Pembentukan dua institut ini berpedoman pada Surat Edaran Menteri BUMN No. SE-1/ MBU/02/2021 tentang transformasi fungsi learning center/ corporate university, research center, dan innovation center Badan Usaha Milik Negara.

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo, mengatakan pembentukan I2RI dan I2LI diharapkan dapat menjadi wadah bagi BUMN menciptakan world class leader and talent.

"Hal ini untuk menciptakan world class management practices, mengadopsi digital dan teknologi, serta meningkatkan innovation capability dari semua talent yang dimiliki BUMN khususnya klaster infrastruktur," ujar pria yang biasa disapa Tiko, dikutip, Minggu (3/7).

Menurutnya, untuk meningkatkan kapabilitas dari talenta yang dimiliki BUMN klaster infrastruktur, diperlukan optimalisasi fungsi learning, research dan innovation. Ketiga fungsi tersebut saat ini belum dikelola secara sistematis dan sinergi. Karena itu diperlukan sebuah wadah untuk membangun standardisasi yang terpola.

Lebih lanjut, Tiko berharap semua BUMN klaster infrastruktur dapat berperan aktif dalam mendukung I2RI dan I2LI dengan menyumbangkan ide dan gagasan yang dapat mendukung pembelajaran.

Diberi Penugasan

Sementara itu, Direktur Engineering & Project SIG, Tri Abdisatrijo menyampaikan, sebelumnya SIG diberikan penugasan oleh Kementerian BUMN sebagai koordinator Indonesia Cement Research Institute (ICRI). Sekarang SIG sebagai koordinator I2RI yang beranggotakan 10 BUMN. "Kami sangat bangga dan bersyukur atas penugasan ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.