Kisah Gus Dur Dianggap 'Sakti' Karena Bisa Dengar Obrolan Orang Saat Tidur, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

Kamis, 15 Apr 2021, 16:17 WIB

JAKARTA- Salah satu keunikan Gus Dur yang dinilai sebagai kelebihannya adalah Gus Dur dianggap bisa tahu obrolan orang saat dia tertidur. Sebab, begitu bangun, Gus Dur langsung nyambung mengobrol dengan tema yang sedang diobrolkan. Karena itu, banyak yang menganggap Gus Dur punya 'kelebihan' atau 'kesaktian' dapat mendengar obrolan saat tertidur pulas.

Benarkah seperti itu? Benarkah Gus Dur punya 'kesaktian' bisa mendengar obrolan orang saat tertidur pulas? Waktu jadi bintang tamu di acara Kick Andy, sebuah acara talk show yang tayang di Metro TV, Gus Dur mengungkapkan, bahwa tak benar ia dapat mendengar obrolan orang saat tertidur pulas.

Ket. Foto: KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. — Sumber: Istimewa

Gus Dur mengaku, bisa nyambung mengobrol ketika bangun, karena punya kiat khusus. Kiatnya, ia akan dengarkan dulu ujung obrolan yang sedang diperbincangkan. Kata dia, pasti obrolan tak akan jauh dari situ.

Salah satu keunikan lain dari Gus Dur adalah soal keyakinannya akan sesuatu. Misalnya, keyakinannya, bahwa dia akan jadi Presiden. Soal ini, ketika hadir di acara haul Gus Dur di kantor PKB, Luhut punya kisahnya. Ketika itu, kata Luhut, ia baru saja ditunjuk Habibie, yang saat itu jadi Presiden menjadi Duta Besar di Singapura.

Sebelum berangkat, ia sempat diundang Gus Dur untuk buka bersama. Sebagai tokoh yang ia hormati, Luhut pun memenuhi undangan Gus Dur. Saat makan di meja makan usai berbuka, ia dan Gus Dur pun berbincang santai. Ketika berbincang santai itulah, Gus Dur mengatakan, sebentar lagi dirinya bakal jadi Presiden. Dan, ia pun meminta Luhut membatalkan keberangkatannya ke Singapura. Kata Gus Dur, kalau ia sudah jadi Presiden, Luhut akan dimintanya membantu dia.

Saat itu Luhut mengaku, menganggap Gus Dur sedang bercanda. Bahkan dalam hati, Luhut merasa geli. Gus Dur dianggapnya sedang ngigau. Kemudian berangkatlah Luhut ke Singapura. Nah, saat sudah bertugas jadi Dubes di Singapura, Luhut juga pernah mengundang Gus Dur untuk bicara di sebuah pertemuan yang dihadiri para pengusaha etnis Tionghoa yang sedang eksodus di negeri Singa tersebut.

Di pertemuan itu, kembali Gus Dur mengungkapkan keyakinannya bakal jadi Presiden. Bahkan, Gus Dur dengan terus terang akan menarik Luhut dari Singapura, jika sudah jadi Presiden. Kata Gus Dur, Luhut akan dijadikan KSAD. Tentu saja, Luhut kelimpungan mendengarnya. Apalagi setelah itu, banyak yang hadir di pertemuan itu mengucapkan selamat padanya.

Ternyata apa yang diucapkan Gus Dur, kata Luhut, terbukti. Ia mengaku tak percaya, begitu diketahui dari televisi, Gus Dur benar-benar jadi Presiden. Saking tak percayanya, ia sampai harus menelpon Alwi Shihab, menanyakan apa benar Gus Dur jadi Presiden. Ternyata benar. Bahkan ia sempat disambungkan dengan Gus Dur. Lewat telepon kembali Gus Dur mengulang janjinya, bakal menarik Luhut dari Singapura.

Luhut memang akhirnya ditarik Gus Dur ke Jakarta. Namun bukan jadi KSAD, seperti dijanjikan sebelumnya. Luhut oleh Gus Dur diangkat menjadi Menteri Perdagangan dan Perindustrian. Dan oleh Gus Dur pula, bintang dipundak Luhut ditambah, dari bintang tiga jadi bintang empat. Jadi, ketika pensiun dari tentara, Luhut jadi jenderal penuh alias jenderal bintang empat.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Agus Supriyatna

Berita Terbaru

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.