Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonom Sarankan Hasil Sitaan KPK untuk Bantu UMKM

📅 Sabtu, 10 Apr 2021, 06:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonom Sarankan Hasil Sitaan KPK untuk Bantu UMKM Doc: ANTARA/M. Ghofar
Ket. Pakar ekonomi dari Universitas Mulawarman Samarinda Dr. Aji Sofyan Effendi.

Samarinda - Ekonom Universitas Mulawarman Samarinda Dr. Aji Sofyan Effendi menyarankan hasil sitaan KPK dan potensi kerugian yang mencapai ratusan triliun rupiah untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Total sitaan KPK dari koruptor dan hasil penyelamatan potensi kerugian keuangan negara sepanjang 2020, misalnya, lebih dari Rp592 triliun.Uang sebanyak ini bisa untuk membangkitkan UMKM," kata Aji Sofyan di Samarinda, Kalimantan Timur,Jumat (9/4).

Ia menjelaskan bahwa uang tersebut secara administrasi masuk ke Kas Negara. Namun, pemanfaatannya perluada mekanisme khusus untuk membantu memulihkan ekonomi mikro dan kecil.

Hingga sekarang, kata dia,UMKMdi Nusantara masih banyak yang 'tiarap' akibat pandemiCOVID-19sehingga pemberian bantuan pengembangan UMKM sangat mereka harapkan untuk menumbuhkan usaha.

Ia menyarankan bantuan untuk UMKM bukan berupa uang tunai, melainkan berupa alat, persediaan barang, maupun hal lain yang merupakan kebutuhan pelaku UMKM.

Akibat COVID-19, lanjut dia, banyak yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK)sehingga jumlah pengangguran relatif tinggi yang berujung pada penambahan angka kemiskinan.

Jika uang/harta hasil sitaan KPK ini masuk dalam APBN, kemudian untuk pembangunan bukan spesifik, dia khawatir uang tersebut akan dikorupsi lagi.

"Untuk itu, alangkah bijaknya jika hasil sitaan ini dikembalikan ke Negara dan masuk ke APBN, kemudian ada format dan mekanisme khusus bahwa uang ini untuk menumbuhkan dan memulihkan UMKM," katanya.

Misalnya, lanjut dia, para pengangguran dan mereka yang terkena PHK ingin membuka usaha, seperti warung kopi, nasi pecel, home industry, dan lainnya, diberi peralatan dan kebutuhan bahan bakunya agar mereka bangkit.

"Bagi UMKM yang sulit bangkit karena barang jualannya menipis, ditambah lagi barang persediaan agar mampu hidup kembali," katanya.

Berdasarkan laporan Ketua KPK Firli Bahuri, sepanjang 2020 pihaknya menyelamatkan potensi kerugian keuangan negara mencapai Rp592,4 triliunmelalui berbagai program pencegahan.

Pada tahun 2020 KPK juga menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) ke Kas Negara senilai Rp120,3 miliar, antara lain dari denda hasil tindak pidana korupsi Rp14 miliar, sitaan kasus korupsi Rp54,4 miliar, dan uang pengganti perkara korupsi sebesar Rp19,8 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...

Pertandingan Sepak Bola Piala Asia AFC 2027

31 menit yang lalu | Winoto Wahyu

Olahraga
Pertandingan Sepak Bola Pia...
Olahraga
Jannik Sinner Akhiri Musim ...
Nasional
Pustakawan Wajib Adaptif di...

UMKM Bogor Terus Dibangun dan Diperkuat

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
UMKM Bogor Terus Dibangun d...
Nasional
Kapal Virgo Bakal Diangkat!...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.