Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KJRI di Hong Kong Tidak Gelar Salat Idul Fitri di Victoria Park

📅 Selasa, 19 Mei 2020, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
 KJRI di Hong Kong Tidak Gelar Salat Idul Fitri di Victoria Park Doc: istimewa

Jakarta - Konsulat Jenderal RI di Hong Kong memutuskan bahwa tahun ini tidak menggelar shalat Idul Fitri di Victoria Park yang selama ini telah menjadi tempat berkumpul favorit para warga negara Indonesia di kota itu.

Dalam pernyataan bersama dengan para perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, Selasa, KJRI memutuskan hal itu atas pertimbangan untuk melindungi keselamatan dan kesehatan seluruh WNI di Hong Kong dan Makau.

"Untuk keselamatan bersama, sekaligus mematuhi aturan dari pemerintah Hong Kong tentang larangan berkumpul lebih dari delapan orang di tempat umum, kami menghimbau agar shalat Id dilaksanakan di rumah masing-masing," kata Konsulat Jenderal RI untuk Ricky Suhendar.

Pihaknya menyadari bahwa shalat Idul Fitri di Victoria Park merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu para WNI di Hong Kong.

"Namun kami meminta pengertian dari para WNI bahwa untuk kesehatan dan keselamatan bersama, kami tidak melaksanakan kegiatan tersebut tahun ini," ujarnya.

Sementara itu, Abdul Muhaemin Karim, tokoh masyarakat Indonesia yang bekerja pada Islamic Union Hong Kong, mengatakan bahwa setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan bersama dalam situasi pandemik saat ini, salah satunya menghindari shalat Idul Fitri dengan cara berkumpul.

"Demikian juga agama mengajarkan kita untuk mengikuti segala aturan yang diberlakukan oleh pemerintah setempat yang tujuannya untuk menjaga dan melindungi kesehatan kita bersama," ucapnya.

Keputusan KJRI ini juga didukung oleh organisasi keagamaan Islam lainnya di Hong Kong antara lain Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCINU) Hong Kong, Persatuan Organisasi Muslim Indonesia di Hong Kong (POSMIH), dan Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK).

Kami mengimbau WNI di Hong Kong dan Makau agar melaksanakan shalat Id di rumah masing-masing untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, demikian pernyataan bersama yang disampaikan PCINU, POSMIH, dan Dompet Dhuafa.

Di Hong Kong terdapat 1.056 orang yang terinfeksi COVID-19 dan 1.025 orang dinyatakan sembuh.

KJRI telah membagikan 225 ribu masker kepada WNI. Hingga saat ini tidak ada satu pun WNI yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.

Jumlah WNI di Hong Kong diperkirakan mencapai lebih dari 174 ribu orang yang kebanyakan pekerja migran. Setiap libur akhir pekan taman terbuka Victoria Park dipadati oleh WNI, baik sekadar bersantai maupun untuk berbagai kegiatan dengan sesama rekan pekerja migran Indonesia.Ant/P-4

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.