Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belum Ada Penelitian bahwa Kina sebagai Antivirus Korona

📅 Kamis, 02 Apr 2020, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belum Ada Penelitian bahwa Kina sebagai Antivirus Korona Doc: ISTIMEWA

Dikabarkan, hasil riset perguruan tinggi di Tiongkok dan Amerika Serikat (AS), klorokuin fosfat (Chloroquine Phospate) yang banyak terkandung pada tumbuhan kina dapat mencegah pertumbuhan dan memblokade virus korona atau Covid-19.

Untuk menjelaskan tentang klorokuin fosfat yang banyak terkandung pada tumbuhan kina ini, Koran Jakarta mewawancarai Guru Besar Departemen Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal, Universitas Padjadjaran (Unpad), Muchtaridi. Berikut petikan wawancaranya.

Apakah benar kina bisa membantu penyembuhan Covid-19 dan kandungan apa yang ada di dalam kina?

Kina atau isolat alkaloid kinkonidin, termasuk kinin, belum ditemukan data ilmiah, baik dalam bentuk publikasi ilmiah maupun database dari lembaga bereputasi dalam penyembuhan Covid-19.

Kina mengandung senyawa turunan amino kuinolon, seperti kinin, kuinidin, kinkonidin, dihidrokuninin, kinkonin, kuprein, kupreidin, isokuinidin, dan isokuinin yang juga digolongkan sebagai alkoloid kina.

Penelitian-penelitian terdahulu menunjukkan, kinin dari kina tidak lebih menguntungkan karena toksisitas dan resisten yang tinggi. Klorokuinin dan hidroksiklorokuinin memiliki kelebihan lebih kuat dalam menghambat terbentuknya hemozoin pada plasmodium karena adanya gugus klor.

Memang kina mengandung kinin yang strukturnya mirip dengan klorokuinin atau hidroksiklorokuinin dan memilki aktivitas sama sebagai antimalaria.

Kinin memiliki struktur mirip dengan klorokuinin, anmun, tetapi belum ada penelitian yang menyatakan bahwa isolat kina berperan sebagai anti virus korona. Perlu dipertimbangkan juga, klorokuin dan hidroksiklorokuin masih menjadi perdebatan untuk terapi pasein Covid-19 karena toksisitasnya.

Apakah sudah pernah ada yang memakai klorokuin atau kina, yang berdampak pada penyembuhan?

Sampai saat ini, kina belum pernah digunakan sebagai antivirus mana pun, termasuk korona atau Covid-19. Berdasarkan penelusuran pustaka, hingga saat ini belum ada peneliti di Indonesia yang meneliti aktivitas senyawa kina terhadap virus korona, termasuk yang terbaru ini.

Apakah Unpad sudah pernah melakukan penelitian tentang kina?

Sejauh yang saya tahu, penelitian tentang aktivitas kina sebagai antimalaria sudah ada sejak dulu di Unpad. Namun, aktivitas kina terhadap antivirus korona belum pernah dilakukan.

Butuh waktu berapa lama bila ingin meneliti apakah kina bisa sebagai antivirus korona?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.