Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pansel Serahkan 10 Nama Capim KPK ke Presiden 2 September

📅 Jumat, 19 Jul 2019, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pansel Serahkan 10 Nama Capim KPK ke Presiden 2 September Doc: ANTARA/APRILLIO AKBAR
Ket. UJI KOMPETENSI - Suasana tes uji kompetensi Seleksi Calon Pimpinan KPK di Pusdiklat Kementerian Sekretaris Negara, Cilandak, Jakarta, Kamis (18/7).

JAKARTA - Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyerahkan 10 nama calon yang lolos proses seleksi ke Presiden Joko Widodo pada 2 September mendatang.

"Tanggal 2 September kita serahkan (10 nama calon) ke Presiden," ujar Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yenti Garnasih, di Pusdiklat Setneg, Jalan Gahuri I, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/7).

Yenti menjelaskan, dari tahapan yang sudah ditentukan, proses seleksi akan berakhir pada 30 Agustus. Adapun proses seleksi dimulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi, psikotes dan wawancara untuk mengetahui rekam jejak para calon. Selain itu, pansel juga mewacanakan adanya debat publik bagi seluruh calon yang lolos seleksi wawancara.

"Dengan tahapan-tahapan yang sudah kita atur, insya Allah tanggal 30 Agustus itu selesai," kata Yenti.

Seperti diketahui, dari 376 pendaftar capim KPK, pada 11 Juli lalu, pansel mengumumkan ada 192 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dari jumlah itu, porsi terbesar, yaitu 40 orang berlatar belakang profesi akademisi/dosen. Kemudian, diikuti advokat/konsultan hukum (39), jaksa/ hakim (18), korporasi (17), komisioner atau pegawai KPK (13), anggota Polri (13), auditor (9), dan profesi lain (43).

Kemarin, pansel menggelar uji kompetensi Gedung Pusdiklat Kemensetneg, Jakarta Selatan. Pansel akan mengumumkan capim yang lolos uji kompetensi pada Senin (22/7). Kemudian, peserta akan mengikuti psikotes pada 28 Juli.

Mengundurkan Diri

Pada kesempatan itu, Yenti juga menjelaskan bahwa Wakapolda Jawa Barat Brigjen Akhmad Wiyagus mengundurkan diri dari proses seleksi.

Yenti tidak tahu alasan Wiyagus mengundurkan diri. Selain Brigjen Wiyagus, ada tiga orang lain yang tidak mengikuti seleksi tahap kedua capim KPK.

"Tidak hadir empat (orang), itu tiga (orang) tanpa keterangan. Yang satu dari kepolisian mengundurkan diri, Pak Wiyagus, mengundurkan diri," kataYenti.

Sementara itu, dua orang tidak hadir tanpa keterangan dalam seleksi tahap kedua. Satu orang lainnya sudah datang ke lokasi, tapi telat satu jam sehingga tidak diperkenankan mengikuti tes.

"Nggak boleh (masuk)-lah. Kan kita integritas ya? Bahkan kita minta sehari sebelumnya sudah cari lokasi-lah. Ya sama, kita juga jam 5 pagi berangkat ya, namanya Jakarta. Jadi toleransinya cuma 30 menit," jelasnya. Ant/P-4

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Ekonomi
Harga Emas Antam Turun Rp15...

Liverpool Memburu Mbappe Seharga Rp5,1 Triliun

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liverpool Memburu Mbappe Se...
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.