May Temui Merkel-Macron Jelang KTT Uni Eropa

Selasa, 09 Apr 2019, 01:00 WIB

LONDON - Perdana Menteri Inggris, Theresa May, akan bertemu dengan para pemimpin Jerman dan Prancis, Angela Merkel dan Emmanuel Macron, seiring langkahnya untuk menemukan terobosan Brexit menjelang KTT darurat Uni Eropa (UE) pada Rabu (10/4).

"May agendanya akan bertemu dengan kedua pemimpin pada Selasa (9/4)," demikian pernyataan kantor Merkel dan Macron pada Senin (8/4).

Ket. Foto: Theresa May — Sumber: AFP/Jack Taylor

Pada KTT UE, PM May akan membujuk UE untuk menunda lagi tenggat keluarnya Inggris dari UE (Brexit).Inggris akan keluar dari UE tanpa kesepakatan pada Jumat (12/4) jika tidak ada kesepakatan penundaan tercapai."Kanselir dan perdana menteri Inggris akan bertukar pandangan tentang keluarnya Inggris dari UE serta pada pertemuan puncak khusus Rabu di Dewan Eropa," kata juru bicara Merkel, Steffen Seibert.

May pada Senin telah mengupayakan kompromi dengan oposisi Partai Buruh meski mendapat cercaan dari partainya sendiri."Niat kami adalah untuk terlibat lebih jauh dengan oposisi hari ini dan kami berharap itu akan mengarah pada diskusi tatap muka formal," kata seorang juru bicara Downing Street pada Senin malam.

Setelah tiga kali gagal mendapatkan kesepakatan Brexit melalui parlemen, PM May berencana untuk melakukan pembicaraan dengan Partai Buruh untuk menemukan rencana Brexit yang dimodifikasi serta bisa mendapat dukungan mayoritas.

"Perlu kompromi di kedua sisi, tetapi saya percaya bahwa pelaksanaan Brexit adalah hal yang paling penting bagi kami," kata May dalam pesan video yang dirilis pada Minggu (7/4). "Semakin lama ini terjadi, semakin besar risiko Inggris tidak akan pernah pergi sama sekali. Itu berarti membiarkan Brexit yang rakyat Inggris pilih jadi sia-sia," imbuh dia.

PM May berharap ia memiliki kesepakatan untuk menyampaikan kepada para pemimpin Eropa pada KTT darurat pada Rabu, di mana ia harus bisa meloloskan kembali perpanjangan Brexit untuk mencegah Inggris meninggalkan UE pada Jumat tanpa persetujuan.

Dia telah meminta penundaan hingga 30 Juni, tetapi keputusan itu harus diambil dengan suara bulat oleh Inggris dan 27 anggota UE lainnya.
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan kepada wartawan pada pertemuan G7 di Prancis pada Sabtu (6/4) bahwa sudah waktunya krisis Brexit berakhir.

"Pihak berwenang Inggris dan parlemen Inggris perlu memahami bahwa (UE) tidak akan dapat terus-menerus direpotkan dengan naik turunnya politik domestik Inggris," katanya.

Parlemen Inggris diperkirakan pada Senin malam menyetujui RUU untuk memaksa pemerintah menunda Brexit. Jika disahkan, May harus mengajukan mosi ke parlemen pada Selasa, dan berjanji untuk meminta perpanjangan tenggat Brexit di Brussels dan menguraikan panjang dari rencana penundaan. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Rayakan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Pemkot Tangerang Berlakukan Tarif Rp81 Naik BRT pada 14–16 Agustus

Tepis Klaim Trump, Iran Tegaskan Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya Lewat Cuitan atau Pidato Kampanye

Gedung Sekolah Rakyat Jepara Selesai Dibangun, Para Siswa Siap Ikuti MPLS

Jelang HUT ke-81 RI, Mensesneg Sebut Persiapan Upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Sudah 99 Persen

Libur Panjang HUT Ke-81 RI, Wisatawan Padati Kawah Sikidang Dieng

Pascagempa NTT, PLN: 429 Gardu Listrik Sudah Pulih dan Kembali Beroperasi

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Kemkomdigi Pantau Pemulihan Layanan Seluler

Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai "Wilayah" AS

Wapres Gibran Sampaikan Duka atas Bencana Gempa M7,7 di NTT, Pastikan Penanganan Maksimal

TNI-Polri dan Pemprov DKI Gelar Aksi Bersih Sungai dan Bantaran di 11 Lokasi

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Mulai Hari Ini

Semarak HUT ke-81 RI, SariWangi Hadirkan Pesta Rakyat dan Lomba Gapura di Berbagai Daerah

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

Masa Depan 'X-Men': Marvel Ungkap Deretan Bintang Para Mutan Profesor Xavier

Pilihan Pelancong Dunia, Vietjet Dinobatkan sebagai Maskapai dengan Seragam Awak Kabin Terbaik

Kekeringan Melanda Natuna, Polres Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga dan Sekolah.

Jembatan Garuda di Tanah Laut Resmi Dimanfaatkan, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas.

Kampanye “Berani Bicara Berat” Tegaskan Obesitas Sebagai Penyakit Kronis

HUT ke-81 RI, Dedi Mulyadi Pastikan Upacara di Gedung Sate Sekaligus Buka Hasil Revitalisasi.

Sikap Siap Hormat! Prajurit Marinir Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara Telkomsel 74 Meter.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.