Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anwar Ibrahim Laporkan Aset Pribadi ke KPK Malaysia

📅 Sabtu, 09 Mar 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anwar Ibrahim Laporkan Aset Pribadi ke KPK Malaysia Doc: AFP/MOHD RASFAN

PETALING JAYA - Anggota utama aliansi yang berkuasa di Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, pada Kamis (7/3) melaporkan aset pribadi bernilai lebih dari 10 juta ringgit Malaysia kepada Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC).

Menurut asisten pribadinya yang bernama Shukri Saad, Anwar Ibrahim menyatakan asetnya, seperti yang diminta oleh pemerintah untuk semua Kabinet dan anggota parlemen dari Pakatan Harapan (PH) yang berkuasa.

Adapun aset utama yang dinyatakan oleh Anwar Ibrahim adalah rumah keluarganya di Bukit Segambut, di pinggiran Kuala Lumpur."Aset rumah itu bernilai sekitar 9,5 juta ringgit Malaysia, naik dibandingkan dengan harga pembelian awalnya sebesar 4,5 juta ringgit Malaysia," kata Shukri dalam sebuah pernyataan.

Adapun uang pembelian rumah keluarga tersebut diakumulasikan dari penjualan rumah Anwar Ibrahim di Bukit Damansara pada 2005. Anwar Ibrahim adalah presiden Parti Keadilan Rakyat, partai terbesar PH dengan 50 anggotanya duduk di parlemen federal.

Anwar Ibrahim yang saat ini merupakan anggota parlemen untuk Port Dickson, Negeri Sembilan, juga menyatakan sebidang tanah di Permatang Habib di Kuantan, Pahang, yang dibeli pada 1974 dengan harga 7.000 ringgit Malaysia.

"Nilai estimasi saat ini dari sebidang tanah berdiri di 420.000 ringgit Malaysia. Sisanya berasal dari investasi dan tabungannya senilai 828.658,83 ringgit Malaysia," imbuh Shukri.

Janji Pemerintah

Deklarasi publik oleh anggota parlemen PH dan pejabat senior adalah bagian dari janji pemerintah 10 bulan untuk menjaga pemerintah tetap bersih, karena publik dapat melihat apakah pejabat mereka tiba-tiba mendapatkan suntikan aset baru di tahun-tahun mendatang.

Laporan berita sebelumnya mengatakan bahwa anggota parlemen dari Segamat, Johor, Edmund R Santhara Kumar, menduduki puncak daftar kekayaan aset anggota parlemen PH berdasarkan pengajuan terbaru di situs deklarasi aset MACC. Berdasarkan informasi di situs web, Edmund dan istrinya memiliki aset senilai 132.115 juta ringgit Malaysia.

Di tempat kedua dipegang oleh anggota parlemen dari Beruas Perak, Ngeh Koo Ham dengan aset Senilai 77 juta ringgit Malaysia.

Hingga saat ini, 121 anggota parlemen pemerintah, atau 93,8 persen, telah mendeklarasikan aset mereka. Sementara itu, 78 administrator senior, atau 88,4 persen, juga telah memberitahu dinas anti-korupsi tentang nilai-nilai aset kekayaan mereka.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad sendiri telah menyatakan akumulasi aset kekayaan pribadinya senilai 32 juta ringgit Malaysia. ST/ang/AR-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
Daerah
Atasi Kekeringan Sawah, Bup...
Daerah
Gebrak Daerah-daerah dengan...
Olahraga
“Timnas” Thailand Kemba...
Daerah
Langgar Kode Etik, Polres B...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.