Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMB-MMU Malaysia Kerja Sama Penelitian

📅 Senin, 26 Mar 2018, 05:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMB-MMU Malaysia Kerja Sama Penelitian Doc: ISTIMEWA
Ket. SEBELUM BERANGKAT | Kaprodi Fikom UMB, Ponco Budi Sulistyo (kedua dari kiri) dalam seminar kerja sama antara Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Universitas Mercu Buana (UMB) melakukan kerja sama dengan Faculty of Business Multimedia University (MMU), Malaysia beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Universitas Mercu Buana (UMB) melakukan kerja sama dengan Faculty of Business Multimedia University (MMU), Malaysia, di bidang penelitian dengan tema kajian Tourism and Social Media.

Hasil penelitian awal diseminarkan pada 22 Maret 2018 di Multimedia University, Malaka, Malaysia. Ada tiga hasil riset yang dipresentasikan secara panel. Pertama, motif menggunakan media online di kalangan remaja yang surveinya dilakukan di Jakarta dan Bandung oleh Ponco Budi Sulistyo.

Kedua, optimalisasi media sosial untuk promosi pariwisata, oleh Sofia Aunul dan M Sidan Rahmadya Putra. Ketiga, city branding melalui transmedia storytelling oleh Eka Perwitasari dan Meddan Dicky Andika.

Kaprodi Fikom UMB, Ponco Budi Sulistyo, mengatakan kerja sama penelitian dengan MMU ini sebagai salah satu wujud implementasi dari visi UMB yakni memenuhi Kebutuhan Industri dan Masyarakat dalam Persaingan Global Padatahun 2024.

Sementara itu, Dekan Faculty of Business, MMU, Prof Madya Dr Gerald Goh, mengatakan bahwa kerja sama riset ini dapat memberikan nilai strategis bagi kedua belah pihak dengan tema-tema yang sesuai dengan kondisi global yang terjadi saat ini. "Kerja sama di bidang riset dengan UMB akan memberikan nilai strategis bagi kedua belah pihak," ujarnya.

Ponco menambahkan, kerja sama riset ini akan dilakukan secara berkelanjutan melihat fenomena sosial yang terus berubah. "Kita ingin terus melakukan riset bersama sehingga membawa manfaat bagi masyarakat dan industri yang ada, baik di Indonesia maupun di Malaysia, serta mempererat persaudaraan antardua negara tetangga," imbuhnya.

Pada kesempatan ini juga dipresentasikan tentang program yang dapat mendeteksi perhatian orang ketika melakukan komunikasi. Program tersebut adalah Multimedia Attention Tracking Agent (MATA) hasil inovasi dari Faculty of Enginnering, MMU.

Project leader, LiewTze Wei, mengatakan sangat terbuka peluang kerja sama dengan UMB dalam mengembangkan program ini melalui kegiatan kerja sama riset antara Fikom UMB dan MMU. Sementara itu, Dennis Wong selaku pengembang program ini menyambut baik kerja sama riset terkait temuannya ini. sur/E-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Megapolitan
Dukung Pelestarian Bahasa L...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.