Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pencocokan dan Penelitian Pemilih Sangat Penting

📅 Senin, 29 Jan 2018, 08:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pencocokan dan Penelitian Pemilih Sangat Penting Doc: istimewa

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaporkan capaian kinerja selama penyelenggarakan Gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Serentak yang telah berlangsung sejak 20 Januari 2018. Dalam laporan tersebut Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan masyarakat sejauh ini antusias dengan adanya gerakan tersebut. Arief Budiman mengatakan, hingga Sabtu (27/1) total data pemilih yang telah tercoklit sekitar, 11.292.585 dari 3.729.864 rumah atau setara 194 persen.

Dan dari situ terjaring data sebanyak 4.270.168 KK setara dengan 121 persen. KPU mencatat, dari data tersebut ditemukan masih banyak terdapat beberapa KK dalam satu rumah. Capaian tersebut tentu tidak lepas dari evaluasi KPU terhadap lima masalah terkait pencoklitan data pemilih yang dihadapi KPU di Pemilu sebelumnya, pertama, terdapat Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang tidak dibentuk Panitia Pemungutan Suara (PPS), kedua PPDP fiktif, ketiga PPDP hanya bekerja di belakang meja, keempat PPDP bekerja di akhir waktu, dan kelima PPDP bekerja tidak sesuai regulasi.

"Dengan Coklit serentak ini, semua bisa diminimalisir," ujar Arief Budiman, saat menyampaikan laporan evaluasi Gerakan Mencoklit Serentak 2018, di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu. Arief Budiman mengungkapkan, dengan adanya gerakan ini masyarakat mengetahui apa itu pencocokan dan penelitian. Namun, ketika pelaksanaan pencoklitan, ditemukan ada beberapa pihak yang masih tidak ingin dicoklit.

"Ketika di lapangan, ditemukan orang yang bilang 'kami kan punya KTP jadi otomatis bisa memilih dong walau gak terdata di DPT," katanya. Arief berharap perilaku ini tidak menjadi sikap yang menjadi kebiasaan di masyarakat. Karena kasus seperti ini, yang bersangkutan bisa kehilangan hak pilihnya. Bahkan ada pula yang ketika PPDP datang, malah justru dikejar binatang peliharaannya sang pemilik rumah.

"Ini masyarakat harus paham maksud kedatangan PPDP," pungkas Arief. Ketua Bawaslu, Abhan, mengatakan, pencoklitan yang dilakukan KPU adalah salah satu tahapan penting dalam proses kepemiluan. Sinergitas KPU dan Bawaslu adalah bentuk dari tanggungjawab sebagai penyelenggara pemilu. rag/AR-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Uzbekistan Kemas Air Mineral 5 Liter Berbentuk Dumbbell

24 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Uzbekistan Kemas Air Minera...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.