Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Malaysia Perkuat Kerja Sama Penelitian

📅 Selasa, 03 Okt 2017, 08:45 WIB | Oleh:
RI-Malaysia Perkuat Kerja Sama Penelitian Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah Malaysia dan Indonesia sepakat untuk bekerja sama dalam bidang penelitian. Ada tujuh bidang yang akan menjadi fokus dalam kerja sama, yakni ketahanan pangan, agrikultura, kesehatan, ICT (Information and Communication Technologies), transportasi, teknologi nano, pertahanan dan keamanan, sumber energi terbarukan, dan maritim.

Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, seusai pertemuan dengan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia, Datuk Seri Idris Jusoh, di Jakarta, Senin (2/9). "Research akan kami galakkan bersama dengan penataan nota kesepahaman dengan fokus tujuh bidang yang akan kami kembangkan bersama itu," kata Nasir.

Pertemuan yang berlangsung selama satu jam itu turut dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi dari kedua negara. Dalam pertemuan tersebut, pihak Malaysia juga menawarkan 20 beasiswa untuk para mahasiswa berprestasi Indonesia untuk kuliah di Negeri Jiran tersebut. Sementara itu, Datuk Seri Idris menambahkan, Malaysia dan Indonesia juga akan memperkuat kerja sama penelitian di berbagai bidang.

Menurut Datuk Seri Idris, kedua negara memiliki potensi penelitian yang besar jika mau bekerja sama. "Indonesia-Malaysia dapat menjadi satu kawasan regional penyelidikan yang hebat di seluruh dunia," kata Datuk. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia juga menyatakan ketertarikannya tentang program KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang diterapkan perguruan tinggi di Indonesia.

Datuk Seri Idris Jusoh mengatakan pihaknya tertarik untuk belajar tentang program KKN yang selama ini diterapkan di kampus-kampus di Indonesia. "Saya juga berbincang, kami ingin mempelajari dari Indonesia tentang KKN yang diwajibkan pada semua mahasiswa di sini (Indonesia)," katanya. Menurut Datuk Seri Idris, pihaknya akan mempelajari bagaimana penerapan KKN di Indonesia.

"Program serupa ini penting untuk dipahami mahasiswa di Malaysia agar ada kesukarelawanan, semangat yang perlu kita semai di kalangan pelajar kami," kata Datuk.

Kawasan Ekowisata

Semantara itu, sebelumnya mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan berbagai program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, salah satunya pengembangan kawasan ekowisata Kerujuk, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Koordinator Mahasiswa Tingkat Unit (Kormanit) KKN, M Rifky Al-Ghifari, mengatakan, di kawasan ekowisata seluas sekitar empat hektare ini, para mahasiswa UGM membangun berbagai wahana unik untuk menarik pengunjung, misalnya dengan membangun fasilitas outbond serta lokasi foto unik bagi pengunjung, menyerupai objek foto di beberapa lokasi wisata yang sudah cukup populer di Yogyakarta. cit/YK/E-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Uzbekistan Kemas Air Mineral 5 Liter Berbentuk Dumbbell

23 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Uzbekistan Kemas Air Minera...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.