Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Jangan Khawatir, Kemenhub Jamin Keamanan Kendaraan Listrik dalam Kapal Penyeberangan

📅 Jumat, 05 Apr 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Jangan Khawatir, Kemenhub Jamin Keamanan Kendaraan Listrik dalam Kapal Penyeberangan Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri
Ket. Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Yusuf Nugroho (tengah) memberi keterangan dalam Konferensi Pers Persiapan SPKLU Menjelang Mudik Lebaran di Gedung Kemenko Marves, Jakarta, Jumat (4/4/2024).

Jakarta - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menjamin keamanan kendaraan listrik, baik yang berbasis baterai maupunhybrid, dalam melakukan perjalanan mudik dengan kapal penyeberangan atau feri.

"Kami sudah menyeragamkan dan sudah menyusun SOP untuk tata cara pengangkutan kendaraan bermotor listrik secara umum yang ada di penyeberangan," ujar Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Yusuf Nugroho dalam Konferensi Pers Persiapan SPKLU Menjelang Mudik Lebaran di Gedung Kemenko Marves, Jakarta, Jumat.

Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika disinggung mengenai keamanan kendaraan listrik yang diangkut oleh kapal penyeberangan pada saat mudik.

Yusuf menyatakan bahwa Kementerian Perhubungan sudah mengantisipasi hal tersebut. Terlebih, SOP yang dipersiapkan tidak hanya berlaku untuk kendaraan listrik yang berbasis baterai, tetapi berlaku untuk kendaraan listrik tipehybrid.

"Itu mengandung kandungan yang sama, semuanya sudahtested(teruji) untuk persyaratan teknis laik jalannya," kata dia.

Lebih lanjut, Kementerian Perhubungan juga sudah menyiapkan protokol-protokol mitigasi penyeberangan apabila terdapat kendaraan listrik yang melakukan perjalanan mudik.

"Sehingga, tidak perlu lagi ada kekhawatiran bagi masyarakat untuk penggunaan kendaraan bermotor listrik pada saat menyeberang," kata Yusuf.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Deputi Koordinator Transportasi dan Infrastruktur Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin.

Rachmat menambahkan bahwa kemungkinan mobil listrik atau kendaraan listrik terbakar disebabkan oleh adanya insiden, seperti tabrakan atau pengisian daya.

"Jadi, kalau misalnya dia (kendaraan listrik) di kapal feri, itu harusnya statis dan tidak di-charge(diisi daya). Jadi, seharusnya sih oke, ya," ujar Rachmat.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memproyeksikan sebanyak empat ribu mobil penumpang berbasis listrik akan digunakan pada masa mudik Lebaran 2024.

Angka tersebut merupakan proyeksi 18 persen dari total mobil listrik di tanah air yang berjumlah sekitar 23.238 unit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

18 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.