Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video
Konflik Wilayah

Tiongkok Akan Gelar Latihan Rutin di Perairan Dekat Taiwan

Foto : AFP

Kapal Perang Tiongkok

A   A   A   Pengaturan Font

SHANGHAI - Sekelompok kapal induk Tiongkok dilaporkan tengah berlatih di dekat Taiwan. Angkatan Laut Komando Teater Utara Tentara Pembebasan Rakyat (People Liberation Army/PLA) mengatakan misi semacam itu akan menjadi kegiatan rutin di kawasan itu.

Angkatan Laut Komando Teater Utara PLA mengatakan latihan rutin armada perang di perairan dekat Taiwan itu dipimpin oleh kapal induk Liaoning. "Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan menjaga kedaulatan nasional, keselamatan, dan kepentingan pembangunan. Latihan serupa akan dilakukan secara rutin di masa depan," kata Angkatan Laut Komando Teater Utara PLA, Senin (5/4) waktu setempat.

Pernyataan tersebut keluar menyusul laporan Kementerian Pertahanan Taiwan atas penerobosan terbaru oleh pesawat-pesawat Angkatan Udara PLA ke zona identifikasi pertahanan udara pulau itu pada Senin.

Taiwan telah mengidentifikasi delapan jet tempur dan dua pesawat lainnya, salah satunya terbang melalui Selat Bashi yang strategis.

"Empat pesawat tempur J-16 dan empat J-10 Tiongkok terlibat, serta pesawat peringatan dini dan pesawat anti-kapal selam, yang terakhir terbang ke selatan Taiwan melalui Selat Bashi, yang menghubungkan Pasifik dengan Laut Tiongkok Selatan," kata Kementerian Pertahanan Taiwan.

Pada Minggu, Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan bahwa kapal induk Liaoning yang dikawal oleh lima kapal perang, telah transit di Selat Miyako dalam perjalanan ke Pasifik.

Harian Global Times Tiongkok yang dimiliki oleh Partai Komunis yang berkuasa, mencatat kapal perusak Tipe 055 baru yang kuat, Nanchang, juga turut ambil bagian dalam latihan tersebut.

"Kombinasi kapal induk dan kapal perusak besar Type 055 akan menjadi konfigurasi standar kelompok tugas kapal induk Tiongkok di masa depan," tambahnya.

Liaoning dan kapal induk yang setara, Shandong, sebelumnya juga telah melakukan latihan dan berlayar di dekat Taiwan.

Pada Desember 2019, tak lama sebelum pemilihan presiden dan parlemen di Taiwan, Shandong berlayar melalui Selat Taiwan yang sensitif, sebuah langkah yang dikutuk oleh Taiwan sebagai upaya intimidasi.

Tekanan Meningkat

Taiwan adalah masalah teritorial paling sensitif bagi Tiongkok dan memiliki potensi konflik militer. Beijing tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa pulau itu kembali di bawah kendalinya.

Selama beberapa bulan terakhir, Taiwan mengeluhkan peningkatan aktivitas militer Tiongkok di sekitar pulau itu sebagai upaya meningkatkan tekanan terhadap wilayah yang diperintah Taiwan.

Akhir bulan lalu, Taiwan melaporkan 20 pesawat Tiongkok terlibat dalam sebuah serangan yang terkonsentrasi di bagian barat daya zona pertahanan udaranya dekat Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan.

n SB/AFP/P-4

(AFP/SB/P-4)
Redaktur : Khairil Huda
Penulis : AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top