Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Studi: Logam Berat Ditemukan dalam Produk Coklat Hitam yang Dijual di AS

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 11:46 WIB | Oleh:
Studi: Logam Berat Ditemukan dalam Produk Coklat Hitam yang Dijual di AS Doc: NBC News
Ket. Para Ilmuwan meneliti lebih dari 70 produk cokelat hitam dari pengecer dan menguji untuk melihat apakah ada logam berat timbal, kadmium, atau arsenik di dalamnya.

Sebuah studi baru menemukan bahwa produk cokelat hitam yang dijual secara nasional mungkin mengandung logam berat dalam jumlah berlebihan.

Menurut laporan NBC News, penelitian yang dipimpin oleh para ilmuwan di Universitas George Washington dan dipublikasikan pada hari Rabu (31/7) di jurnal Frontiers in Nutrition, meneliti lebih dari 70 produk cokelat hitam dari pengecer seperti Whole Foods Market, Amazon, dan GNC. Produk-produk tersebut diuji untuk melihat apakah ada logam berat timbal, kadmium, atau arsenik di dalamnya.

Secara keseluruhan, 43% dari produk yang diteliti melebihi kadar timbal yang dapat diterima dan 35% melebihi kadar kadmium, menurut penelitian tersebut, yang didasarkan pada undang-undang California yang menetapkan kadar dosis maksimum yang diizinkan untuk logam berat dalam makanan.

Peneliti makanan sering menggunakan peraturan tahun 1986 yang dikenal dengan 'Prop 65" sebagai standar keamanan karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) tidak menetapkan batasan logam berat dalam sebagian besar makanan, kata Leigh Frame, direktur pengobatan integratif di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas George Washington dan penulis utama penelitian tersebut.

FDA memang memiliki saran batas untuk coklat dan permen berbahan dasar gula tetapi hanya untuk anak-anak.

Menurut pedoman California, ambang batas logam berat dalam makanan adalah 0,5 mikrogram sehari. Untuk penelitian tersebut, para ilmuwan memperkirakan jumlah mikrogram sehari yang akan terpapar pada orang-orang jika mereka mengonsumsi jumlah porsi yang disarankan pada label produk cokelat.

Mereka menemukan bahwa sampel cokelat berkisar antara 0 hingga setinggi 3,316 mcg per porsi harian. Kadar kadmium,karsinogen pada tingkat tinggi, berkisar antara 0,29 hingga 14,12 mcg, dengan batas 4,1 mcg per hari.

Tidak ada produk yang melampaui tingkat maksimum arsenik.

Frame mengatakan, karena produk-produk tersebut memiliki jumlah timbal yang bervariasi, membatasi konsumsi adalah satu-satunya cara yang pasti untuk mengurangi paparan.

"Jangan mengonsumsi cokelat dalam jumlah banyak setiap hari," katanya. "Kami sarankan Anda mengonsumsi satu ons porsi, atau mungkin Anda mengonsumsi 2 ons setiap dua hari."

Cara Menghindari Timbal dalam Makanan

Para peneliti sepakat bahwa menghindari logam berat sepenuhnya dalam pola makan kita hampir mustahil. Makanan seperti nasi, ikan, buah-buahan, dan sayuran diketahui mengandung berbagai jumlah logam. Meskipun logam berat dapat dikeluarkan secara alami oleh tubuh melalui keringat dan urine, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, logam berat dapat terakumulasi dalam tubuh dan merusak organ-organ utama.

"Anda sebenarnya tidak dapat menghindari paparan logam berat dalam makanan," kata Frame. "Yang penting bukan menghindarinya; tetapi memastikan Anda tidak mengonsumsinya terlalu banyak."

Ia menekankan keragaman dalam pola makan untuk menghindari paparan berlebihan terhadap zat tertentu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.