Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seperti Biasa Natal dan Tahun Baru Semua Serba Naik, Ini Perlu Diantisipasi

📅 Kamis, 05 Des 2024, 02:55 WIB | Oleh:
Seperti Biasa Natal dan Tahun Baru Semua Serba Naik, Ini Perlu Diantisipasi Doc: Azmi Samsul Maarif
Ket. Ilustrasi - ketersediaan beras untuk kebutuhan masyarakat yang tersimpan di gudang Perum Bulog Tangerang.

JAKARTA – Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 sangat mungkin akan terjadi kenaikan harga-harga. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai mempersiapkan diri guna mengantisipasi kenaikan harga dan kebutuhan pangan.

“Dalam mengantisipasi lonjakan harga dan kebutuhan pangan pemkab telah menyiapkan beberapa strategi pengendalian,” tutur Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPK), Asep Jatmika Sutrisno, di Tangerang, Rabu (4/12).

Salah satu strategi dengan koordinasi bersama lintas sektor. Ini baik dengan Bulog maupun instansi lain demi menjaga ketersediaan pangan. Lebih lanjut disebutkan, yang akan menjadi fokus utama dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan khususnya terhadap 12 komoditi.

Mereka adalah beras, jagung, kedelai, brambang, dan bawang. Kemudian, cabai besar, cabai rawit, daging merah, daging ayam, telur, dan gula pasir. “Untuk memenuhi kebutuhan pangan, akan memproyeksikan tambahan cadangan untuk 12 komoditi tersebut,” katanya.

Asep mengungkapkan, untuk beras dari program stabilisasi harga dan pasokan pangan (SPHP). Ini akan disediakan untuk cadangan pangan dengan bekerja sama Perum Bulog pada Desember sebesar 80.020 ton bersama. Langkah ini nanti termasuk akan memenuhi kebutuhan pangan lainnya. Ini akan ditempuh dengan kerja sama berbagai pihak terkait sebagai pengendalian harga bahan pokok untuk masa Natal dan Tahun Baru 2025 nanti.

Dia mengeklaim, hingga kini kondisi kebutuhan dan harga pangan secara umum relatif terkendali, berkat peran serta semua pihak. Bahkan, katanya, tingkat pasaran harga pangan di pasar cukup terkendali dengan baik. Hal ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), November lalu.

“Jadi, secara umum, harga dan ketersediaan pangan masih relatif aman,” jelasnya.

Dinkes Kota

Sebaiknya Anda baca juga:

Lain Kabupaten, beda lagi Kota Tangerang. Saat ini Dinas Kesehatan Kota Tangerang tengah memastikan mengurus sertifikat laik hygiene sanitasi (SLHS). Tujuannya untuk menjamin standar kebersihan dan keamanan produk bagi pelaku usaha. Pengurusan sertifikat ini gratis.

“Pengurusan SLHS ini tidak dipungut biaya alias gratis. Sedangkan sertifikat tersebut berlaku seumur hidup,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni. Menurutnya, bagi UMKM, ini merupakan langkah penting dalam memastikan produk tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan sehat bagi konsumen.

Dini menjelaskan, SLHS merupakan sertifikat keamanan pangan yang menunjukkan bahwa makanan siap saji telah memenuhi standar baku mutu. Selain itu, juga memenuhi persyaratan kesehatan seperti air yang digunakan maupun kebersihan dapur untuk masak.

“Keuntungan memiliki SLHS, produk terjamin aman. Maka, kepercayaan konsumen akan meningkat,” ujarnya. Proses pengajuan SLHS, lanjut dia, gampang. Cukup mendaftar melalui sistem OSS. Sistem ini dapat diikuti secara online atau Mal Pelayanan Publik (MPP)

Selanjutnya, Dinkes melaksanakan pelatihan keamanan pangan bagi para UMKM tersebut. Langkah inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) juga dilakukan di dapur atau tempat kerja para pelaku usaha. Dari hasil inspeksi, pelaku usaha bisa mendapatkan saran atau rekomendasi yang perlu diperbaiki.

Jika semua standar terpenuhi, maka IKL dinyatakan layak. Lalu bahan baku yang digunakan pelaku usaha, terutama air, juga diperiksa sumbernya. Kemudian Dinkes menguji bahan baku airnya di laboratorium.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.