Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekutu Dekat Aung San Suu Kyi Meninggal Dunia Karena Leukemia

📅 Senin, 07 Okt 2024, 12:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekutu Dekat Aung San Suu Kyi Meninggal Dunia Karena Leukemia Doc: Khallejtimes/AFP
Ket. Pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dan anggota parlemen Zaw Myint Maung (kanan) mengawal pemimpin demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi saat kedatangannya di parlemen di Naypyidaw pada tanggal 1 Maret 2016.

YANGON - Seorang sekutu dekat pemimpin demokrasi Myanmar yang ditahan, Aung San Suu Kyi, meninggal dunia karena leukemia pada hari Senin (7/10), sumber partai mengatakan kepada AFP.

Zaw Myint Maung (72) adalah pendukung setia partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) milik Suu Kyi yang telah lama menentang militer selama beberapa dekade kekuasaannya.

Ia ditangkap setelah kudeta militer pada tahun 2021 dan dipenjara karena korupsi. Ia baru-baru ini dibebaskan dengan alasan kesehatan.

"Kami mendapat konfirmasi atas kematiannya. Ini adalah kehilangan besar bagi kami karena ia adalah salah satu wakil ketua NLD," kata seorang sumber senior partai kepada AFP, yang meminta identitasnya dirahasiakan untuk berbicara kepada media.

Sumber tersebut mengatakan Zaw Myint Maung meninggal karena leukemia.

"Meskipun kami sudah siap kehilangan dia suatu hari nanti, kami menyesal kehilangan dia dalam situasi sulit ini. Kami harus maju demi demokrasi dengan para pemimpin yang kami miliki."

Zaw Myint Maung meninggal di rumah sakit umum Mandalay setelah dibebaskan dari tahanan oleh junta.

Mantan kepala menteri wilayah Mandalay itu ditahan tak lama setelah kudeta tahun 2021 yang mengakhiri eksperimen demokrasi selama 10 tahun di negara Asia Tenggara itu.

Tindakan keras junta terhadap perbedaan pendapat telah memicu pemberontakan bersenjata di seluruh negeri yang sedang diperjuangkan oleh junta untuk ditumpas.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hampir tiga juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat konflik tersebut.

Tindakan keras junta telah menghancurkan jajaran senior NLD.

Beberapa bulan setelah kudeta Nyan Win, mantan juru bicara NLD dan orang kepercayaan Suu Kyi meninggal karena Covid-19 saat ditahan di tahanan militer atas tuduhan penghasutan.

Pada tahun 2022, mantan anggota parlemen lainnya dieksekusi oleh junta dalam penerapan hukuman mati pertama di Myanmar dalam beberapa dekade.

Pada bulan Maret tahun lalu, junta membubarkan NLD karena gagal mendaftar ulang di bawah undang-undang pemilu baru yang dirancang militer, dan menyingkirkannya dari pemungutan suara yang diindikasikan akan diadakan pada tahun 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.