Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Kualitas Pendidikan

Sekolah Daerah Terus Diperkuat

Foto : Koran Jakrta/Muhamad Ma'rup

Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbudristek, Praptono

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kompetensi sekolah termasuk di daerah terus diperkuat. Organisasi masyarakat berpengalaman di bidang pendidikan dilibatkan untuk mengatasi kesulitan akses intervensi dari pemerintah buat sekolah-sekolah daerah. Demikian disampaikan Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Praptono, di Jakarta, Minggu (24/4).

"Sekolah-sekolah di daerah Papua, Papua Barat, Sulawesi, Kalimantan Utara, dan Sumatera bisa mendapat program peningkatan kompetensi," ujarnya. Dia menerangkan, dalam Program Organisasi Penggerak (POP) tahun 2021 melibatkan sekitar 7.000 sekolah.

Menurut Praptono, program tiap ormas yang terlibat sudah teruji dan terbukti praktik baiknya. Dia mengevaluasi program agar sesuai dengan tujuan peningkatan belajar siswa dalam bidang literasi, numerasi, dan karakter. "Teknologi digital berkembang dengan sangat pesat. Anak-anak harus punya kompetensi fundamental seperti kemampuan atau kompetensi literasi, numerasi, dan karakter," jelasnya.

Lebih jauh, Praptono mengapresiasi ormas yang sudah terlibat program POP 2021. Dia mengakui, syarat dan kelengkapan administrasinya ketat. Belum lagi jadwal pelaksanaan yang diundur akibat pandemi. Dia menambahkan, tantangan terberat dalam implementasi POP tahun lalu, menurut Praptono, keterbatasan pelaksanaan tatap muka, sehingga ormas harus bisa menjalankan programnya secara daring.

"Saya sangat mengapresiasi tim ormas yang menyiapkan betul modul-modul, perangkat ajar, yang bisa jadi desain awalnya disiapkan untuk pelatihan secara luring," katanya.
Praptono menegaskan bahwa POP bukan setahun selesai. Tahun lalu dipandang sebagai titik awal luar biasa karena ormas sudah melatih para guru dan kepala sekolah yang kemudian langsung dipraktikkan.


Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Penulis : Muhamad Ma'rup

Komentar

Komentar
()

Top