Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Santri Harus Hindari Politik Identitas

📅 Senin, 23 Okt 2023, 01:01 WIB | Oleh:
Santri Harus Hindari Politik Identitas Doc: antara/Donny Aditra
Ket. Hari Santri -- Dua ribu santri dari Ponpes Asshiddiqiyah mengibarkan bendera merah putih sepanjang 780 meter dalam kegiatan apel nasional di kawasan Kebon jeruk, Jakarta, Minggu (22/20). Apel nasional ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober.

JAKARTA - Pengamat politik, Ray Rangkuti, menilai, para santri memiliki peran dalam menciptakan Pemilu damai. Menurutnya, sosialisasi kepada para santri harus dilakukan penyelenggara Pemilu agar para santri bisa terhindar dari intoleransi dan tidak terlibat dalam politik identitas.

"Sosialisasi sudah pasti karena sudah ada anggarannya, jadi penyelenggara pemilu mengarusutamakan mereka juga. Sebisa mungkin mereka tidak dikecualikan dan harus dilibatkan dalam sosialisasi itu," ujar Ray, kepada Koran Jakarta, Minggu (22/10).

Dia mengatakan, pentingnya sosialisasi bagi para santri sebab posisi para santri bersifat pasif mengingat mereka tinggal di pesantren. Adapun isu-isu yang mengancam penyelenggaraan Pemilu yang damai justru datang dari luar seperti organisasi masyarakat.

"Pesantren tidak terlalu kental dengan isu politik identitas. Itu di luar, ormas yang punya kepentingan sendiri. Kalau di pesantren itu yang penting mereka tidak terpapar dan bisa mencegah," jelasnya.

Pada momen Hari Santri 2023 ini, Ray berharap para santri tidak terlibat dalam isu-isu politik identitas. Mereka diharapkan menjadi bagian penting untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Selain itu, kata dia, peningkatan kesadaran bagi santri terkait Pemilu aman harus terus ditingkatkan. Ketiga, berpartisipasi menciptakan pemilu yang bersih dengan mencegah terjadinya pelanggaran pemilu yang bersifat prinsipil.

"Saya kira tiga hal itu mereka dapat melakukan, meskipun umumnya itu keterlibatannya bersifat pasif karena mereka sedang dalam pesantren tentu sulit melibatkan mereka secara aktif," katanya.

Ray menilai, aturan juga diperlukan agar pesantren atau pihak terkait bisa mendorong santri menciptakan pemilu demokratis, transparan, partisipatif dan damai. Meski begitu, hal tersebut tidak hanya ditekankan kepada unsur masyarakat dalam hal ini para santri.

Dia menyebut ada tiga unsur yang harus berperan dalam menciptakan pemilu. Tiga unsur tersebut yaitu Penyelenggara memberi kesempatan yang luas, partisipatif, dan edukatif kepada masyarakat dalam hal tahapan pelaksanaan pemilu.

Peserta pemilu, kata dia, juga harus menahan diri agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat khususnya sentimen SARA. Terakhir, pemerintah agar tidak menggunakan kewenangan yang bisa menguntungkan salah satu pihak. "Kalau tiga sektor ini bisa dijaga, saya kira tidak ada alasan untuk masyarakat melakukan praktik kekerasan dan kecurangan. Tinggal penegakan hukum," tandasnya.

Seperti diketahui, puncak agenda Hari Santri dilaksanakan di Monumen Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu, 22 Oktober 2023.

Kumpul di Papua

Sementara itu, Ketua Asosiasi Forum Umat Beragama se-Indonesia Subur Wibisono menyebutkan tokoh agama se-Indonesia berkomitmen menyukseskan Pemilu 2024 agar berjalan aman, lancer, dan damai.

"Dalam waktu dekat ini, seluruh tokoh agama se-Indonesia kumpul di Papua untuk menyukseskan Pemilihan Presiden 2024," kata Subur Wibisono di Pangkalpinang, Minggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.