Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sangat Dibutuhkan, BRIN Sebut SDM Laut Dalam Perlu Terus Diperkuat

📅 Sabtu, 05 Agu 2023, 01:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sangat Dibutuhkan, BRIN Sebut SDM Laut Dalam Perlu Terus Diperkuat Doc: ANTARA/ Zubi Mahrofi
Ket. Kepala Pusat Riset Laut Dalam BRIN Intan Suci Nurhati (tengah) dan Sekertaris Deputi Bidang SDM Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Nining Setyowati Dwi Andayani (kanan) dalam diskusi Teknologi Laut Dalam dan Maritim di Jakarta, Jumat (4/8/2203).

Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni soal laut dalam perlu diperkuat mengingat manfaat yang dihasilkan sangat dibutuhkan manusia.

"Indonesia di-coveroleh laut dalam, itu adalah sumber makanan dan oksigen kita. Sekitar 80 persen oksigen dihasilkan oleh laut," ujar Kepala Pusat Riset Laut Dalam BRIN Intan Suci Nurhati dalam diskusi Teknologi Laut Dalam dan Maritim di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, potensi laut dalam di perairan Indonesia sangat seksi untuk dijadikan objek riset. Namun, sejauh ini Indonesia masih belum banyak melakukan eksplorasi riset laut dalam.

Maka itu, lanjutnya, investasi di SDM dan infrastruktur alat terkait laut dalam sangat penting, kalau tidak Indonesia akan tertinggal dengan negara lain.

"Kita bicara investasi sekarang, buahnya bisa kita petik 5 tahun ke depan. Laut dalam ini masa depan Indonesia dan dunia, kita harus kompetitif. Geografinya kita punya, tapi kita belum eksplorasi dan memanfaatkan untuk kebutuhan kita," tuturnya.

Saat ini, kata Intan, sudah ada penelitian soal laut dalam di Indonesia. Namun, yang perlu menjadi perhatian adalah keberlangsungan untuk melakukan penelitian karena ini merupakan sumber kehidupan bagi kehidupan manusia.

"Jadi bagaimana caranya kita berkontribusi lintas disiplin untuk terjun ke riset laut dalam," tuturnya.

Ia mengemukakan laut dalam di Indonesia mayoritas berada di wilayah timur Indonesia, seperti Laut Banda yang di sana terdapat palung dengan kedalaman hingga 7.500 meter.

"Laut dalam di Indonesia di bagian barat rata-rata dangkal, mayoritas berada di timur Indonesia seperti Laut Banda," katanya.

Dalam kesempatan sama, Sekertaris Deputi Bidang SDM Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Nining Setyowati Dwi Andayani mengatakan riset laut dalam menjadi sesuatu yang strategis dan harus dieksplor lebih jauh lagi di Indonesia.

"Selama ini kita kenalnya dengan pesisir, namun kompetensi mengenai laut dalam juga yang kita butuhkan karena disana juga ada sumber makanan dan oksigen yang dibutuhkan kita," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.